Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 24-08-2012
  • 449 Kali

Kapal Tunda Dibiarkan Kandas Di Pantai Jangkong

News Room, Jumat ( 24/08 ) Sebuah kapal tunda “Haiyen” dengan 2 tongkang tanpa muatan, dibiarkan kandas di Pantai Jangkong, Kecamatan Batang-batang. Kapal yang diawaki tujuh orang, kandas dipantai itu sejak Kamis (16/08) pekan lalu, akibat kehabisan Bahan Bakar Minyak (BBM). Sedangkan, 5 awak kapal tunda hingga saat ini masih ditampung oleh perangkat Desa setempat. Kapolsek Batang-batang, AKP Abdul Mukit menjelaskan, awalnya awak kapal itu berjumlah tujuh orang, namun dua diantaranya pamit ke Bali untuk mengunjungi kerabatnya, dan yang lainnya tetap di Jangkong. “Kelima awak kapal tersebut sengaja bertahan di rumah perangkat Desa Jangkong, guna mempermudah mengawasi kapalnya yang kandas,”kata Mukit, Jumat (24/08). Sesuai hasil pemeriksaan anggota Polsek Batang-batang, kata Mukit, kapal tunda itu berangkat dari Pelabuhan Tanjung Pinang, Batam, Kepulauan Riau, pada 25 Juni 2012 lalu dengan tujuan Pelabuhan Benoa, Bali. “Tapi, diperjalanan ternyata kapal kebahisan BBM. Karena gelombang tinggi kapal terseret hingga kepinggir pantai Jangkong. Para awak kapal tunda itu sudah menghubungi pemilik kapal guna memberitahukan keberadaan kapalnya yang kandas di Jangkong. Mereka diminta menunggu di Jangkong, yang nantinya akan dijemput. Namun, untuk sementara hingga saat ini, mereka belum dijemput,”ungkapnya. Lima awak kapal tunda yang masih berada di Jangkong adalah Ayat, Sudarto, Alfiansyah, Zulkifli, dan Afrianto, semuanya warga Tanjung Balai, Kepulauan Riau. Sementara dua awak kapal tunda yang pamit ke Bali untuk mengunjungi kerabatnya, adalah Raja Fadila, dan Moh. Abdu, juga warga warga Tanjung Balai, Kepulauan Riau. ( Nita, Esha )