Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 30-05-2012
  • 661 Kali

Kades Brakas Tanyakan Kompensasi Migas Di Raas

News Room, Kamis ( 31/05 ) Belum adanya kejelasan kompensasi eksplorasi minyak dan gas (migas) di Perairan Pulau Raas, yang dikerjakan PT. KEI, membuat Kepala Desa Brakas, Kecamatan Raas, Ali Wafa Raafdani didampingi warganya mendatangi Komisi B DPRD Sumenep, Kamis (31/05) siang. “Kedatangan kami ke Komisi B DPRD Sumenep, memang ingin mempertanyakan kompensasi migas bagi warga sebagai dampak eksplorasi migas oleh PT. KEI. Karena, selama ini mereka hanya meminta dukungan saja pada warga, sedangkan kompensasi tidak kunjung ada kejelasan,”kata Ali Wafa, di Kantor DPRD Sumenep, Kamis (31/05). Ali Wafa mengakui, jika PT. KEI sudah melakukan sosialisasi sebanyak 4 kali, yang melibatkan warga sekitar dampak eksplorasi. “Tapi, selama sosialisasi berlangsung tidak pernah dibicarakan kompensasi apa yang akan diterima oleh warga sekitar. Perusahaan hanya membicarakan terkait nelayan tidak boleh mendekati lokasi pengeboran itu karena akan mengganggu aktifitas eksplorasi, padahal diwilayah itu merupakan tempat nelayan mencari ikan, sehingga selama ini para nelayan dirugikan,”terangnya. Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Sumenep, Hj. Endang Sri Rahayu, SE mengatakan, dalam pelaksanaan esplorasi (pengeboran) migas di kecamatan Raas itu, pihaknya mengaku tidak tahu dan memang tidak diberi tahu oleh pemerintah setempat. “Kami tidak tahu kalau ada pengeboran migas dikecamatan Raas. Jadi, kami tidak pernah dilibatkan dalam sosialisasi rencana eksplorasi migas di Pulau Raas,”ujarnya. Meski demikian, kata Endang, Komisi B menjadwalkan akan mengundang pihak ESDM dan BLH untuk mempertemukannya dengan warga Pulau Raas, guna mengklarifikasi dan mempertanyakan kompensasi tersebut. “Pertemuan itu kami jadwalkan Senin (04/05) pekan depan. ESDM dan BLH akan kami beri ruang tatap muka dengan warga Raas, untuk memperjelas kompensasi, sekaligus kami pertanyakan kejelasan eksplorasi migas di Pulau Raas,”ungkapnya. ( Nita, Esha )