Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-10-2014
  • 469 Kali

Jumlah Tenaga Penyuluh KB Di Sumenep Sangat Minim

News Room, Selasa ( 14/10 ) Jumlah tenaga penyuluh untuk program Keluarga Berencana (KB) di Sumenep masih minim, akibatnya program tersebut tidak berjalan mulus. Kepala BPMP dan KB Kabupaten Sumenep, H. Achmad Masuni, SE, MM menjelaskan, idealnya tenaga penyuluh itu sebanyak 165 orang, yakni 1 orang membawai 2 Desa. Namun, yang ada saat ini hanya 41 orang, sehingga 1 penyuluh menangani 8 Desa. “Kita memang kekurangan tenaga penyuluh sekitar 120 orang. Yang ada hanya 40 orang. Padahal, seharusnya 160 orang,”kata H. Masuni, Selasa (14/10). Masuni mengaku kondisi ini sangat memprihatinkan. Sebab tenaga penyuluh tidak bisa bekerja secara maksimal dalam merealisasikan program KB dibawah. "Kalau satu penyuluh menangani 8 Desa, tidak maksimal realisasi program KB ini,”ujarnya. Menurut H. Masuni, minimnya penyuluh KB itu akan berdampak pada tidak menyebarnya informasi tentang pentingnya KB untuk mengendalikan angka kelahiran dalam keluarga. “Tidak menyebarnya informasi itu akan berdampak pada banyaknya masyarakat yang masih menggunakan alat tradisional untuk mengendalikan kelahiran anak,”terangnya. Dia berharap, tenaga penyuluh KB ini dapat ditambah, sehingga informasi tentang KB bisa merata kepada masyarakat. “Kami berharap ada tambahan tenaga penyuluh di Sumenep ini,”harapnya. ( Nita, Esha )