Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 22-08-2011
  • 500 Kali

Jenazah TKI Asal Sumenep Disambut Isak Tangis

News Room, Senin ( 22/08 ) Jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sumenep, bernama Saharis (40) warga Dusun Bak Tello, desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, tiba dikampung halamannya pada Minggu (21/08) malam. Kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarganya. TKI ini meninggal, diketahui karena mengidap penyakit spilis, setelah sempat dirawat di Hospital Sungai Buloh, Selangor, Kuala Lumpur, Malaysia. Menurut Kepala Desa Lebeng Barat, selaku kerabat korban, Sumar’oem, warganya ini menjadi TKI di Malaysia sejak 10 bulan lalu. “Korban nekad menjadi TKI karena himpitan ekonomi, dengan meninggalkan seorang isteri dan 2 anak,”katanya. Sumar’oem mengatakan, pihak keluarga menerima kematian korban, karena kepulangan yang bersangkutan disertai dokumen resmi termasuk surat keterangan dokter dari Hospital Sungai Buloh, Selangor, Kuala Lumpur, Malaysia. “Secepatnya, kami akan melaporkan meninggalnya Saharis, sebagai TKI asal Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumenep,”ungkapnya. Sementara, Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Sumenep, Fatah Zamani, S.Sos mengaku belum menerima laporan, tentang kedatangan jenazah TKI asal Kecamatan Pasongsongan tersebut. “Kami belum menerima laporan. Mestinya, Kepala Desanya bersikap proaktif melaporkan pada kami, sekaligus membawa ahli waris dan dokumen penunjang lainnya. Karena, nantinya pasti kami akan memberikan santunan sebesar Rp. 500 ribu, ”pungkasnya. Untuk itu, pihaknya minta kepada Kepala Desa yang terdapat warganya meninggal dunia sebagai TKI, segera melaporkan ke Disnakertrans Kabupaten Sumenep, supaya bisa secepatnya diproses guna mendapat santuan tersebut. ( Nita, Esha )