Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 01-02-2017
  • 646 Kali

Jelang Visit Sumenep Year 2018, Butuh Transportasi Laut Khusus

Media Center, Kamis ( 02/02 ) Menjelang tahun kunjungan wisata atau Visit Sumenep Year 2018, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, membutuhkan transportasi laut khusus guna menunjang program tersebut.

Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, mengatakan, saat ini fasilitas penunjang di sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Sumenep, masih jauh dari harapan. Karena sejumlah destinasi wisata yang berada di wilayah Kepulauan seperti Pantai Gili Labak, Desa Kombang, Kecamatan Talango, Pantai Sembilan, Kecamatan Giligenting dan Pulau Kesehatan di Gili Iyang, Kecamatan Dungkek, minim transportasi laut.

"Untuk menuju sejumlah destinasi wisata di wilayah kepulauan itu, para pengunjung saat ini masih menggunakan alat transportasi tradisional seperti perahu rakyat. Tidak ada angkutan khusus bagi para wisatawan yang hendak berlibur ke tempat-tempat wisata tersebut," kata Wabup Sumenep, Kamis (02/02/2017).

Ia menuturkan, selama ini memang belum ada alat transportasi khusus ke sejumlah destinasi wisata di kepulauan.

Namun sudah ada komunikasi dengan investor yang berminat menyediakan alat transportasi laut di sejumlah jalur menuju tempat wisata bahari di Kabupaten Sumenep.

"Alat transportasi laut yang disediakan oleh pihak investor itu berupa speed boat dengan format kapal wisata," terangnya.

Wabup memastikan, keberadaan alat transportasi khusus itu nantinya tidak akan mengganggu perahu rakyat yang sudah aktif.

“Nanti alat transportasi laut yang baru itu tetap tidak boleh bersinggungan dengan perahu rakyat yang sudah lama beraktifitas di jalur tertentu itu sehingga pemilik perahu tidak merasa dirugikan," ucapnya.

Terkait dengan biaya transportasi, Wabup berharap antara perahu rakyat dengan speed boat meski ada perbedaan, tapi tidak terlalu jauh. Artinya, masih bisa terjangkau oleh para pengunjung objek wisata tersebut.

“Kalau speed boat tentunya lebih memiliki fasilitas yang lebih bagus, tapi para pemilik perahu rakyat juga harus bisa bersaing dengan cara melengkapi keselamatan para penumpang dalam perjalanan di laut,” harapnya. ( Nita, Fer )