News Room, Jumat ( 26/12 ) Pedagang terompet mulai marak menggelar dagangannya di Kabupaten Sumenep, sedikitnya 20 pedagang terompet yang berasal dari berbagai daerah, seperti Kabupaten Lamongan, berada di Taman Adipura Kota Sumenep untuk menjajakan dagangannya. Tanzil salah seorang pedagang terompet asal Sumenep mengatakan, dirinya sudah berjualan terompet sejak tahun 2002 dan alhasil dengan berjualan terompet sangat menguntungkan, sehingga bisa menopang kebutuhan hidupnya. Dirinya menjual terompet dengan harga bervariasi, paling murah sebesar Rp. 5.000,00 dan paling mahal sebesar Rp. 50.000,00. Tanzil menyatakan, biasanya terompet yang paling laris, harganya Rp. 8.000,00 hingga Rp. 15.000,00, sementara untuk yang harganya diatas Rp. 20.000,00 hingga Rp. 50.000,00 minim peminat. Untuk hari puncak pembelian terompet terjadi pada malam tahun baru tanggal 31 Desember dan 1 Januari, namun pihaknya berharap pembeli terompet dalam minggu ini juga ramai, agar dagangannya laris dan memperoleh untung yang sangat besar. ( Yasik, Esha )