Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 10-05-2011
  • 387 Kali

Jelang Pengumuman Pelulusan, Disdik Serukan Lakukan Pengajian

News Room, Selasa (10/05) Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep menyerukan lembaga pendidikan tingkat SMA untuk melakukan kegiatan keagamaan pada saat pengumuman pelulusan yang dijadwalkan pada tanggal 16 Mei 2011. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Achmad Masuni, SE, MM, Selasa (10/05) mengatakan, sebagai upaya mencegah aksi corat-coret baju seragam dan konvoi kendaraan yang dilakukan oleh siswa, sebagai ungkapan kebahagiaan kelulusan, hendaknya lembaga pendidikan mulai merencanakan kegiatan untuk mencegah aksi tersebut. Pihaknya menyarankan, sebagai upaya pencegahan aksi corat-coret baju seragam dan konvoi kendaraan, sekolah menggelar kegiatan keagamaan sebelum mengumumkan kelulusan siswanya. ”Sudah kebiasaan anak-anak SMA sederajat setelah pengumuman, melakukan aksi corat-coret baju seragam dan konvoi kendaraan. Karena itu, kami sarankan pihak sekolah mengadakan kegiatan do’a bersama sekaligus memberikan tausiyah, dengan catatan siswa harus berbaju muslim, sehingga dengan kegiatan itu menyadarkan siswa untuk melakukan kegiatan yang positif dalam merayakan kelulusannya,”tegasnya. H. Achmad Masuni menyatakan, pihaknya juga berencana bekerjasama dengan Polres Sumenep untuk memantau pelaksanaan pengumuman pelulusan siswa tingkat SMA, bahkan untuk mengantisipasi aksi corat-coret baju seragam dan konvoi kendaraan di jalan raya. ”Kami pasti bekerjasama dengan aparat kepolisian untuk mencegah sesuatu yang tidak diinginkan saat pengumuman kelulusan, baik disekolah maupun di jalan raya,”tegasnya. Terkait dengan angka kelulusan siswa SMA pada tahun ini, pihaknya berharap siswa peserta ujian bisa lulus 100 persen, sebab pada Unas tahun ini tidak ada ujian nasional ulangan, sehingga siswa yang tidak lulus jika ingin memiliki ijazah setingkat SMA, harus mengikuti Kelompok Belajar (Kejar) Paket C. ”Tentunya kami ingin tingkat kelulusan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya, dan kami berdoa, semua siswa yang mengikuti Unas lulus 100 persen, agar mereka memiliki ijazah SMA,”imbuh H. Achmad Masuni. ( Yasik, Esha )