News Room, Selasa ( 17/11 ) Jemaah Calon Haji (JCH) asal kepulauan Sumenep, tahun 2009, tidak memanfaatkan penginapan sementara yang disediakan Kantor Departemen Agama (Depag) setempat. Padahal, tempat tersebut bersifat gratis. Staf Humas Kantor Depag Sumenep, Syaiful Anwar mengatakan, pada tahun 2009, depag memang menyediakan tempat penginapan sementara yang bersifat gratis bagi calon haji asal kepulauan. “Tapi, hingga Selasa (17/11) ini, belum ada calon haji asal kepulauan yang memanfaatkan tempat penginapan sementara yang bersifat gratis tersebut,â€Âkatanya. Syaiful Anwar menjelaskan, pihaknya sengaja menyediakan tempat penginapan sementara yang bersifat gratis, sebenarnya untuk membantu meringankan biaya yang harus dikeluarkan calon haji asal kepulauan selama berada di Sumenep daratan, karena menunggu jadwal pemberangkatan pada tanggal 18 Nopember 2009. Namun, ternyata, calon haji asal kepulauan ternyata lebih memilih menginap di hotel dan menyewa rumah di Kecamatan Kota selama menunggu jadwal pemberangkatan, pada tanggal 18 Nopember 2009. “Lokasi yang dijadikan tempat penginapan sementara adalah gedung "Ma'had Ulya" yang berada di sebelah kanan Kantor Depag Sumenep,†ungkapnya. Calon haji asal Sumenep pada tahun 2009 sebanyak 815 orang. Dari 815 calon haji tersebut, sebanyak 223 orang berasal dari wilayah kepulauan. ( Nita, Esha )