Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-09-2015
  • 881 Kali

Jatman Sumenep Berencana Bentuk Idaroh Ghusniyah

News Room, Rabu ( 09/09 ) Pasca Musyawarah Daerah atau Musda II sekaligus pelantikan pengurus baru Jam iyah Ahlith Thariqah al-Mu tabarah an-Nahdliyah (JATMAN) Kabupaten Sumenep, Minggu (30/08) kemarin, lembaga yang lahir dari tubuh NU ini berencana membentuk pengurus tingkat Kecamatan. Hal ini diungkapkan oleh Mudir Idaroh JATMAN Sumenep, Drs. H Kurniadi Widjaja, M.Si pada News Room.

"Sesuai dengan amanah Idaroh Aliyah (pengurus pusat; red) dan Idarah Wustho (pengurus provinsi; red), kami, Idaroh Syu biyah diminta untuk berusaha lebih memasyarakatkan thariqah kepada para Nahdliyyin, khususnya di Kabupaten Sumenep,"kata pembina Yayasan Ponpes Suryalaya Sumenep ini.

H. Kurniadi mengutip Gus Dur bahwa pada hakikatnya thariqah itu merupakan roh NU, sehingga kemurniah thariqah mu tabarah harus terus dijaga dari pengaruh aliran sesat yang saat ini marak di kalangan umat Islam.

"Oleh karena itu, Syu biyah diharapkan segera membentuk Idaroh Ghusniyah (pengurus tingkat Kecamatan; red),"tambah H. Kurniadi.

Meski menurut H. Kurniadi hal itu merupakan tugas yang berat dan tidak mudah alias sulit bagi jajaran Idaroh Syu biyah. Walau kondisi ini disebutnya juga berlaku atau terjadi di seluruh Indonesia. "Namun, jika Allah SWT meridloi, tidak ada yang mustahil,"pungkasnya, optimis.

Sekadar untuk diketahui, JATMAN dibentuk oleh Nahdlatul Ulama untuk memberi rambu-rambu pada masyarakat tentang thariqah yang mu tabar, dan ghairu mu tabar. Secara hierarki pengurus JATMAN terdiri dari Idaroh aliyah atau pengurus pusat, Idaroh wustho atau pengurus provinsi, Idaroh Syu biah atau pengurus tingkat Kabupaten, Idaroh Ghusniyah atau pengurus tingkat Kecamatan. ( Farhan, Esha )