Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 25-07-2013
  • 6746 Kali

Jalankan 4 Pilar Penyangga Tegaknya Dunia, Negara Aman

News Room, Kamis ( 25/07 ) Sesungguhnya terdapat 4 perkara, 4 pilar penyangga tegaknya dunia. Kalau 4 pilar tersebut menjalankan perannya dengan baik, Insya Allah negara ini aman sentosa. Tetapi kalau ada sebagian tiada berfungsi seperti yang diharapkan, niscaya rusaklah negara tersebut. yang pertama ilmunya para ulama, kedua keadilan para umara, ketiga kedermawanan para aghniya, dan keempat doanya kaum fakir miskin. Hal tersebut disampaikan Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si, pada acara silaturrahim Bupati Sumenep dengan kaum dhuafa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di eks Pembantu Bupati Bluto (Bluto, Lenteng, Saronggi, dan Giligenting) di Pendopo Kecamatan Lenteng, Kamis (25/07). Menurut Bupati, seandainya tidak ada ilmunya orang-orang berilmu, pasti rusak orang-orang yang bodoh. Seandainya tidak ada dermawannya orang kaya, pasti rusak orang-orang fakir. Dan jiwa kedermawanan itu, dibuktikan dengan sikap lapang dada untuk mau membantu meringankan beban ekonomi orang-orang fakir miskin. Dan seandainya tidak ada doanya orang-orang fakir, rusaklah orang-orang kaya. “Jika ada orang fakir mau berdoa, itu menandakan sabarnya orang-orang fakir, seandainya tidak ada adilnya pemerintahan, pasti makan manusia dengan manusia yang lain, seperti macan tutul makan kambing,”tutur pengasuh Pondok Pesantren Al-Karimiyah Braji ini. Lebih lanjut menurut Bupati, di akhirat nanti, para ulama akan ditanya untuk apa ilmu yang mereka kuasai. Penguasa juga akan disoal bagaimana mereka memimpin umat. Yang kaya pun demikian, darimana dan dikemanakan hartanya tersebut, demikian juga kaum miskin, mereka akan ditanya bagaimana mereka menghidupi diri dan keluarganya, semua akan diminta pertanggung jawaban nanti di sisi Allah SWT. Karena itu Bupati berharap, agar bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep kepada masyarakat, baik untuk lembaga keagamaan, kelompok tani dan sebagainya, dipergunakan dengan sebaik-baiknya. “Kepedulian pemerintah tersebut diharapkan melahirkan kepedulian dari masyarakat, sehingga ada timbal balik, ada interaksi yang sebanding dan lurus untuk kemajuan Sumenep tercinta,”tambahnya. ( Ren, Esha )