Media Center, Selasa ( 13/11 ) Setelah menjabat 11 bulan sebagai Kepala Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, Madura, Jawa Timur, AKBP. Fadillah Zulkarnaen, kini dimutasi. Dan diganti AKBP. Muslimin.
Diketahui, AKBP Fadillah Zulkarnaen ditarik menjadi Wakil Direktur (Wadir) Narkoba Polda Banten. Sementara AKBP. Muslimin sebelumnya menjabat sebagai Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar 8 tahun, lalu menjadi Kapolres Magetan sebelum pada akhirnya memimpin Polres Sumenep.
Saat ditemui usai Apel Serah Terima Jabatan (Sertijab) di halaman Mapolres, Fadillah Zulkarnaen berterimakasih dan minta maaf apabila selama menjabat sebagai Kapolres Sumenep terdapat kekurangan atau kekhilafan.
"Kami sangat berterimakasih kepada semua pihak, dan kami meminta maaf jika banyak kekurangan dalam pelayanan masyarakat," katanya, Selasa (13/11).
Menurut Fadillah, selama dirinya bertugas, terdapat tiga kasus yang menonjol yakni kasus pembunuhan, tindak pidana pencurian kendaraan bermotor dan kasus penganiayaan.
Sementara disinggung soal beberapa kasus yang belum terungkap seperti kasus penembakan di Kecamatan Talango, dugaan adanya tindak pidana korupsi pasar tradisional di Kecamatan Pragaan, Fadillah mengklaim itu karena minimnya saksi-saksi.
"Kebanyakan masyarakat masih belum berani memberikan saksi. Kalau saja masyarakat berani, insya Allah mudah kita ungkap," tuturnya.
AKBP Muslimin saat dikonfirmasi mengaku akan melanjutkan program Kapolres yang lama. Dalam waktu beberapa hari kedepan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan semua jajaran di Mapolres Sumenep maupun dengan Forkopimda di lingkungan Kabupaten Sumenep.
"Saat ini kami akan fokus mapping wilayah dan akan konsolidasi dulu. Karena sinergitas itu penting," terangnya. ( Nita, Fer )