News Room, Sabtu ( 10/03 ) Semakin dekatnya pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur 2012, tepatnya pada bulan Mei nanti, para atlit pesilat Sumenep yang bakal menjadi duta Sumenep pada event bergengsi itu, betul-betul dipersiapkan dengan matang. Yakni dengan melakukan pelatihan dan pembinaan khususnya oleh masing-masing perguruan silat yang menaunginya. Dengan latihan rutin dan kedisiplinan para atlit pencak silat muda di Sumenep itu, akan menjadi modal awal untuk meraih prestasi. Ketua IPSI Cabang Sumenep, Adi Sunaryo Sofa, kepada News Room, Selasa (10/04) di Sekretariatnya mengungkapkan, para pesilat harus digodok betul, sehingga tidak hanya memiliki kekuatan fisik untuk bertanding. Namun, juga diperlukan kekuatan mental dan spiritual. “Jika ketiga kekuatan itu dimiliki para pendekar silat muda di Sumenep, kami yakin prestasi akan diraih para jawara bela diri tersebut.”ujarnya. Dijelaskan, seni budaya silat merupakan budaya nenek moyang yang tetap harus terjaga dan dilestarikan. Sebab, saat ini sudah banyak budaya asing yang menjadi idola para remaja, sehingga sejak muda harus sudah dibentengi dengan kecintaan terhadap budaya bangsa sendiri. Untuk persiapan POPDA Jatim sendiri masih cukup waktu untuk melakukan persiapan sejak saat ini, apalagi sejumlah pesilat yang terjaring, baik dari pesilat putra dan putri dari masing-masing kelas, yakni kelas A hingga I ada di sejumlah perguruan silat, seperti Perguruan Silat Perisai Diri, PSHT, Perisai Putih, Nur Harias dan Walet Hitam. “Disamping itu ada penampilan pesilat tunggal, ganda, dan beregu yang juga ikut andil dalam ajang POPDA Jatim mendatang.”tambahnya. ( Ren, Esha )