Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 12-01-2007
  • 424 Kali

INFLASI KABUPATEN SUMENEP 2006 CAPAI 7,85 PROSEN

Sumenep-Kominfo News Room : Perolehan angka Inflasi di Kabupaten Sumenep tahun 2006, ternyata menduduki peringkat tertinggi dibandingkan angka Inflasi Jawa Timur dan Nasional. Terbukti, angka Inflasi Sumenep 2006 mencapai 7,85 prosen. Sedangkan, Inflasi Jawa Timur 2006 hanya 6,76 prosen, dan Inflasi Nasional 2006 hanya 6,60 prosen. Kepala Seksi Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep, Drs. Kadarisman menuturkan, kelompok jenis barang atau jasa yang ikut andil dalam tingginya angka Inflasi Sumenep 2006 itu meliputi, Sandang sebesar 13,58 prosen, kemudian Bahan Makanan sebesar 13,45 prosen, Pendidikan, Rekreasi, dan Olahraga 5,39 prosen, Perumahan, 4,67 prosen, Kesehatan 4,63 prosen, Makanan jadi, Minuman dan Rokok sebesar 3,62 prosen, dan Transportasi dan Komunikasi sebesar 2,23 prosen. Kadarisman menandaskan, faktor yang mendorong tingginya perolehan Inflasi Sumenep 2006, diantaranya sulitnya transportasi di Kabupaten Sumenep, tingginya kebutuhan masyarakat itu mengingat banyaknya moment di tahun 2006, seperti halnya Hari Raya Idul Fitri 1427 Hijriyah, kemudian keberangkatan Jamaah Calon Haji, hingga kedatangan Jamaah Haji, dan peringatan Hari Raya Idul Adha 1427 Hijriyah. Lebih lanjut Kadarisman menjelaskan, perolehan angka Inflasi Sumenep 2006, jika dibandingkan dengan tahun 2005 lalu memang mengalami penurunan, dari 13,10 prosen menjadi 7,85 prosen. Namun menurut Kadarisman, penurunan angka Inflasi Sumenep 2006 itu masih belum mencapai target APBN 2006, karena target yang ingin dicapai dengan menekan angka Inflasi Sumenep 2006 menjadi 7 prosen. ( Nita, Esha )