Sumenep-Kominfo News Room : Sosialisasi pelaksanaan eksplorasi Migas merupakan hal yang sangat penting, sebab hal itu merupakan langkah awal proses kegiatan permigasan. Karenanya sosialisasi tersebut bisa dilakukan berbagai bentuk, seperti melalui media massa atau sosilisasi yang melibatkan masyarakat secara langsung. Hal itu diungkapkan Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM dalam acara sosialisasi kegiatan Seismik 3D Hosky Oil East Bawean di Kantor Bupati, Rabu pagi (24/10). Bupati mengingatkan pihak-pihak terkait juga melakukan komuniksai dengan semua komponen guna memberikan pengertian dan pemahaman kepada mayarakat, sebab kegiatan Seismek 3D tersebut lokasinya berada dilaut lepas yang menjadi tempat aktivitas masyarakat nelayan. Bahkan jika dalam kegiatan tersebut menimbulkan kerugian bagi masyarakat, hendaknya perusahaan harus melakukan ganti rugi, jangan sampai menyisakan persoalan yang tidak ada ujung penyelesaiannya. Ditempat yang sama perwakilan Husky Oil East Bawean, Martinus Sembiring menambahkan, kegiatan Siesmik 3D itu luasnya mencapai 4.250 meter persegi yang berada pada titik 75 mil laut atau 135 kilometer dari pantai utara Kabupaten Sumenep dan 20 mil laut dari arah barat dari pulau Masalembu serta 50 mil laut dari pulau Bawean. Sementara itu Humas BP Migas, Estu Sutowo mengharapkan jalinan kemitraan pemerintah daerah guna mensukseskan kegiatan Seismik 3D Hosky Oil Esat Bawean. Sedangkan sosialisasi tersebut melibatkan Muspika Kecamatan Ambunten, Kecamatan Masalembu, Kepala Desa, Tokoh agama dan Tokoh masyarakat. ( Yasik, Esha )