News Room , Rabu ( 08/04 ) Musim transisi tahun ini merupakan musim yang kurang menguntungkan bagi para petani beras di Kabupaten Sumenep. Musim peralihan dari penghujan ke kemarau ini masih diwarnai turunnya hujan yang tak menentu, sekaligus hembusan angin yang cukup kencang.
Akibatnya, banyak tanaman padi yang sudah siap panen rusak akibat terjangan angin putting beliung. Seperti di sepanjang wilayah selatan Sumenep mulai dari desa Kolor, Gedungan, hingga ke kecamatan Saronggi, dalam pantauan News Room, banyak padi petani yang rusak.
“Kalau sudah kena pusaran angin kencang, sudah dipastikan rusak. Kecuali mau susah payah memilih barangkali ada gabah masih bisa diselip. Namun ya harus telaten,”kata Wiwit, salah satu petani beras di Desa Muangan Kecamatan Saronggi, pada media ini, Rabu (08/04).
Tak hanya angin, kondisi cuaca yang kadang hujan tak menentu, juga membuat petani kesulitan. Pasalnya gabah yang dijemur jika kena hujan bisa rusak dan berwarna hitam.
“Jika kena hujan maka tidak bisa langsung diselip. Harus dijemur lagi. Itupun kalau tidak terendam air hujan. Karena kalau terendam hujan, warnanya berubah menjadi gelap,”tambah Wiwit. Hal serupa juga diakui oleh petani beras dari dusun Podak, Desa Kacongan, Ahmad Suyuti. Menurut pria yang akrab dipanggil Mat ini, cuaca saat ini kurang menguntungkan bagi petani beras.
“Ini bersamaan dengan musim panen beras,”katanya siang tadi. Cuaca saat ini khususnya di Sumenep memang tengah masuk pada musim transisi. Yakni, peralihan musim penghujan ke musim kemarau. Cuaca sendiri saat ini semakin tak menentu.
Curah hujan yang turun di masa sekarang masih relatif sering, dengan disertai hembusan angin kencang dari arah timur tenggara. Bahkan BMKG Kalianget juga meminta masyarakat waspada, karena potensi putting beliung di masa transisi masih ada.
“Ya, selama pergerakan angin cukup kencang, ya potensi puting beliung bisa saja ada di masa transisi ke musim kemarau ini,”kata Prakirawan Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalianget, Endriyono, kemarin. ( Farhan, Esha )