Sumenep-Infokom News Room : Merebaknya Wallpaper pornografi (gambar porno) pada Hand Phone (HP) belakangan ini, utamanya dikalangan pelajar, membuat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumenep gerah. Lantaran peristiwa itu dapat menggrogoti mental generasi muda. Sementara untuk memperoleh gambar porno dicounter HP begitu mudahnya. Ketua MUI Sumenep, KH. Drs Safraji mengatakan, untuk mengatasi merebaknya Wallpaper Pornografi (WP) pada HP, pihak Pemkab harus berani melakukan penertiban counter HP yang diduga melakukan praktek transfer WP. Bahkan pihak sekolah diminta untuk memberlakukan razia HP. Jika diketahui memiliki HP bergambar porno agar diadakan tindakan. Bahkan dalam waktu dekat pihaknya akan mengadakan koordinasi dengan pihak Kepolisian dan pihak terkait untuk diadakan penertiban counter HP yang melayani transfer WP. Menurutnya tidak sulit untuk mengetahui counter HP yang diduga melayani transfer gambar porno, biasanya counter HP dilengkapi dengan perangkat computer dan menyediakan pembelian Ring Tone. Sedangkan Wakasek SMAN II Sumenep, Ach. Zaini, BA mengatakan, himbauan MUI agar sekolah memberlakukan razia HP dinilai terlambat. Sebab merebaknya WP di HP yang dimiliki pelajar sudah berlangsung sekitar satu tahun yang lalu. Meski sekolahnya memberlakukan razia HP itu baru dua bulan. Hanya saja, kata Zaini, penertiban ini tidak hanya tanggung jawab sekolah saja, namun seluruh pihak termasuk orang tua siswa. Bahkan dalam minggu ini salah seorang siswa diketahui memiliki HP bergambar porno. Dan siswa kelas III yang bernama Puji itu dikenakan sanksi skorsing untuk tidak masuk sekolah selama tujuh hari. Sementara itu dari hasil pantuan untuk mendapatkan WP ternyata tidak hanya dari counter HP. Bahkan dari pelayanan juga menyediakan WP seperti pengakuan salah seorang siswa SMA Negeri I Sumenep yang keberatan disebut namanya mengatakan, harga transfer WP sama dengan harga Down Load Ring Tones (transfer lagu) sekitar Rp. 10 ribu per gambar. ( Yasik, Esha, Diek )