Sumenep-Kominfo News Room : Penderita Demam Berdarah Dangue (DBD) di Kabupaten Sumenep, sejak Januari hingga Pebruari 2007 sudah mencapai 229 pasien. Untuk Januari sebanyak 127 penderita DBD, dan Pebruari 102 penderita DBD, yang mayoritas penderita berasal dari Kecamatan Kota Sumenep dan Kalianget. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. E. Shinta Oetomo, melalui Kabid Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, dr. Samsu Hadi Widjojo. dr. Samsu menuturkan, meskipun penderita DBD dalam bulan Pebruari ini mengalami pengurangan dibandingkan Januari lalu, namun pihaknya belum bisa menyatakan bahwa penderita DBD sudah menurun. Karena, menurut dr. Samsu, dengan tingginya curah hujan yang terus mengguyur wilayah Sumenep ini, bisa saja penderita DBD juga akan berfluktuasi meningkat. Ia menerangkan, hingga saat ini penderita DBD sudah menyerang 19 Kecamatan termasuk kepulauan. dr. Samsu menandaskan, upaya yang sudah dilakukan Dinas Kesehatan untuk menekan kasus DBD itu, pihaknya terus meningkatkan Fogging (pengasapan) didaerah-daerah yang endemis atau tempat yang dijadikan bersarangnya nyamuk Aedes Aegypti. Namun, jika volume hujan sudah menurun, maka diperkirakan kasus DBD juga akan mengalami penurunan. Lebih lanjut dr. Samsu meminta kepada masyarakat, agar tidak bergantung kepada Dinas Kesehatan untuk melakukan pengasapan, tapi masyarakat diharapkan bisa menjaga kebersihan maupun lingkungan secara pribadi, supaya nyamuk demam berdarah tidak mudah berkembang biak, yakni dengan selalu menggalakkan 3-M, yakni menguras, menutup dan mengubur tempat bersarangnya nyamuk. ( Nita, Esha )