Sumenep-Infokom News Room : Ibadah puasa Ramadhan di seantero Madura, dimulai serentak kemarin. Terkait tibanya ibadah puasa tersebut, Komisi D DPRD Sumenep mendukung penuh upaya Pemerintah Kabupaten Sumenep yang menghimbau pemilik warung (rumah) makan untuk menghentikan aktifitasnya di siang hari. Wujud keseriusannya dibuktikan Selasa kemarin (04/10) pukul 14.00 WIB bersama sejumlah Instansi terkait, Komisi D menggelar Rapat Kerja (Raker) untuk membicarakan langkah teknis agar pemilik warung (rumah) makan benar-benar tidak buka pada siang hari selama bulan Ramadhan. Dalam raker tersebut, hadir Kabag Bina Mitra Polres Sumenep Kompol Hamzah, Kepala Kantor Satpol PP Sumenep, Drs. RB. H. As’ari Zahid, dan Kabag TU Dinas Kesejahteraan Sosial, Fathor Rahman. Ketua Komisi D DPRD Sumenep, KH. Imam Hasyim, SH mengaku, pihaknya punya kewajiban untuk menjaga kesucian Bulan Ramadhan. Salah satunya dengan mendukung imbawan Pemerintah Kabupaten Sumenep, agar warung makanan tutup pada siang hari, selama bulan Ramadhan. �Untuk masa mendatang, larangan sagar warung makanan tutup pada siang hari selama bulan Ramadhan itu perlu diatur dalam Peraturan Daerah (Perda)�, paparnya. Secara pribadi maupun kelembagaan, KH. Imam Hasyim sangat berharap semua komponen masyarakat termasuk di dalamnya pemilik warung (rumah) makan, agar punya kesadaran secara bersama-sama menjaga kesucian Ramadhan. �Tolong hargai umat Islam yang melaksanakan ibadah puasa. Jadi, pemilik warung seharusnya tanpa dimintapun harus sadar untuk menutup usahanya�, ujarnya. Selain menghimbau warung (rumah) makan agar tutup pada siang hari selama Ramadhan, dalam Surat Bupati Sumenep KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM tertanggal 22 September 2005 itu, juga meminta semua kegiatan operasional jenis usaha rekreasi dan hiburan umum yang rawan dan menimbulkan keresahan masyarkat pada malam hari, agar menghentikan aktifitasnya. KH. Imam Hasyim juga mengungkapkan, untuk memantau dan mengevaluasi evektifitas imbawan Bupati tersebut, perlu dibentuk tim gabungan. �Kita berharp imbauan demi kebaikan bersama untuk mewujudkan kesucian bulan Ramadhan ini benar-benar disadari dan direalisasikan oleh masyarakat�, pungkasnya. ( JP, Esha )