Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 24-09-2010
  • 546 Kali

Himbau Masyarakat Berhati-hati Pada Masa Transisi Kepemimpinan

News Room, Jum’at ( 24/09 ) Organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang tergabung dalam Laskar Muda Nahdliyin, Forum Santri Sumenep, Sumenep Barometer, Gerakan Sumenep Bersih, dan Institute for Democrazy menghimbau masyarakat berhati-hati berada dalam masa transisi peralihan kepemimpinan setelah Pilkada. Saat menggelar jumpa pers di Gedung DPRD, Jum’at (24/09), juru bicara Badri Tayyib mengatakan, akibat pelaksanaan Pilkada sebagi proses politik yang membenturkan masyarakat dalam dukung mendukung kandidat masih menyisakan euphoria kemenangan dan kekalahan. Pada kondisi seperti ini, pihaknya berharap masyarakat tetap menjaga dan menciptakan suasana yang kondusif pada masa peralihan kepemimpinan, dan tidak mudah terpengaruh oleh provokasi kelompok masyarakat yang saling menjelekkan calon dan pendukung calon, guna memperkeruh suasana Kabupaten Sumenep. ”Kami harapkan masyarakat tetap membangun sussana yang tenang, agar pembangunan Sumenep bisa berjalan lancar, dan tidak terpengaruh oleh provakasi kelompok kecil masyarakat yang ingin menciptakan kekisruhan dan upaya-upaya delegitimasi pada pemimpin yang sudah marak dilakukan saat ini,”tegasnya. Badri Tayyib menyatakan, selain itu, mengingat pelaksanaan Pilkada sudah selesai, sebaiknya kelompok yang selama ini merasa berseberangan dalam proses politik, segera melakukan rekonsiliasi dan tabayyun untuk memulai membangun Sumenep bersama-sama. Terkait dengan aksi seruan anti korupsi selama Pilkada dan selesainya Pilkada yang dilakukan beberapa kelompok masyarakat untuk mengusut beberapa kebijakan yang menurutnya menjadi kasus korupsi, pihaknya menilai jangan-jangan aksi itu mengandung kepentingan lain. ”Gerakan seperti itu semakin gencar dilakukan oleh beberapa kelompok masyarakat setelah proses peralihan kepemimpinan memasuki tahap akhir, sehingga kami mulai timbul tanda tanya, jangan-jangan ada kepentingan lain dibalik demonstrasi-demonstrasi itu,”ungkapnya. ( Yasik, Esha )