News Room, Kamis ( 12/06 ) Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si berharap masyarakat dapat menghidupkan kembali budaya gotong royong yang selama ini sudah hampir punah di tengah-tengah masyarakat. Sebab, kunci keberhasilan pembangunan adalah gotong royong. “Dengan kegiatan bhakti gotong royong ini, diharapkan masyarakat kembali menghidupkan budaya gotong royong,”ungkap Bupati pada kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong XI, dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 42 di lapangan sepak bola Kecamatan Manding, Kamis (12/06). Diharapkan pula bagaimana masyarakat tidak lagi bersikap individualistik, jadi bagaimana berpikir untuk kepentingan bersama. Sebab, untuk melakukan perbaikan dalam pemerintahan ini, diperlukan kerjasama dan gotong royong. Seperti halnya dalam membangun diperlukan kekompakan dari semua unsur masyarakat. Terkait dengan Hari Kesatuan Gerak PKK, Bupati juga berharap Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita dan kelompok-kelompok wanita lainnya di Sumenep dapat mendukung program pemerintah, khususnya di Kabupaten Sumenep. Sementara, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, Ny. Nurfitriyana Busyro Karim, dalam rangka usianya yang ke 42 tahun, PKK diharapkan bisa terus bersemangat, dan menyamakan langkah dalam pelaksanaan program PKK di Kabupaten Sumenep. “Dengan keterlibatan PKK pada setiap pelaksanaan program pemerintah, dapat bermanfaat bagi kemajuan Sumenep, serta mampu mengangkat harkat dan martabat bangsa,”ujarnya. Dalam rangkaian kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong dan Hari Kesatuan Gerak PKK di Kabupaten Sumenep, disamping di gelar bazar dan pasar murah, juga dilaksanakan kegiatan sosial, berupa santunan kepada 50 anak yatim, dan khitanan massal kepada 50 anak kurang mampu. Disamping itu, juga dilakukan penyerahan bantuan dan penghargaan berbagai lomba. ( Ren, Esha )