News Room, Selasa ( 21/05 ) Untuk menghemat energi, Pemerintah Kabupaten Sumenep membangun Penerangan Jalan Umum (PJU) di 30 titik yang tersebar di tiga Kecamatan, yaitu Saronggi, Bluto dan Batang-batang dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Kepala Energi Sumber Daya Meneral (ESDM) Sumenep, Mohammad Kahir, SE, M.Si mengatakan, pada tahun 2013 ini pihaknya telah membangun 30 titik PJU yang tersebar di 3 Kecamatan, Saronggi, Bluto dan Batang-batang. Ke 30 titik itu sudah nyala dan bisa menerangi jalan. “PJU sengaja kami alihkan dari PLN ke PLTS. Ini dimaksudkan untuk menghemat energi di Kabupaten Sumenep. PJU itu sudah dipasang di 30 titik di 3 Kecamatan daratan,”tandasnya. Menurut Abd. Kahir, beralihnya dari tenaga listrik ke tenaga surya disebabkan selama ini antara pengeluaran dengan pemasukan untuk sektor PJU itu tidak sesuai, lebih banyak pengeluarannya. “Makanya pemerintah berinisiatif untuk beralih ke PLTS untuk PJU. Selain menghemat energi, juga melihat anggaran yang selalu tidak imbang antara pemasukan dengan pengeluaran,”terangnya. Dia berharap, dengan penggunaan PJU bertenaga surya itu didukung oleh masyarakat. Artinya, meski ditempatkan dilokasi yang jauh dari pantauan masyarakat tetap aman atau tidak hilang. “Kami yakin masyarakat mendukung penempatan PJU dititik-titik yang ditetapkan, sehingga tingkat kehilangan alat PLTS bisa diminimalisir,”ungkapnya. ( Nita, Esha )