Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-03-2011
  • 980 Kali

Hasil Pembangunan Sudah Dirasakan Masyarakat Desa

News Room, Rabu ( 09/03 ) Peningkatan pembangunan di Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget dalam beberapa tahun terakhir sudah cukup bagus. Hanya saja, beberapa jalan yang dibangun masih belum ada dana pemeliharaan, sehingga perlu adanya program khusus untuk menangani pemeliharaan jalan Desa yang sudah banyak mengelupas dan semacamnya. Kepala Desa Kalianget Timur, Furnanto mengakui, kegiatan pembangunan Desanya memang sudah banyak dirasakan masyarakat, sehingga memudahkan arus perekonomian masyarakat. Utamanya kegiatan pembangunan yang langsung dilaksanakan masyarakat sendiri. “Tingkat pemanfaatan dan kwalitasnya sesuai dengan harapan masyarakat itu sendiri,” ungkapnya. Dijelaskan, dengan adanya program yang langsung melibatkan masyarakat seperti Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) yang saat ini menjadi Program Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perkotaan (PNPM-MP) dan Program Panitia Kemitraan (Paket) yang dilaksanakan di Desanya, telah banyak memberdayakan masyarakat secara langsung. Yang jelas, hasil dari pelaksanaan pembangunan yang dilaksanakan di Desa Kalianget Timur sudah banyak dimanfaatkan masyarakat hampir diseluruh pelosok Desa. Bahkan, dari jasa Unit Pengelola Keuangan (UPK) dengan program dana bergulir kepada masyarakat melalui kelompok swadaya masyarakat (KSM) sudah mencapai Rp. 20 juta lebih dalam satu tahun dan bisa dikelola untuk kegiatan lingkungan maupun sosial. Hanya saja, tegas Furnanto, pihaknya berharap melalui Fasilitator Kelurahan maupun Tim Koordinator Kabupaten hendaknya bisa memperjuangkan para relawan, yakni Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) yang ada di Desa mendapat intensif. Agar dalam melaksanakan begiatan opersional dilapangan lebih maksimal. “Sebab, selama ini mereka hanya relawan yang tidak mendapat honor maupun transportasi dalam menjalankan aktifitasnya. Padahal, kerjanya sangat membutuhkan waktu, tenaga, pikiran bahkan kocek sendiri dan berbagai kemampuan yang harus dikorbankan,”pungkasnya. ( Ren, Esha )