News Room, Sabtu ( 31/05 ) Minimnya angka cakupan imunisasi melalui kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), menggugah Dinas Kesehatan untuk melakukan kerjasama dengan organisasi keagamaan dan masyarakat. Dengan kerjasama tersebut akan menumbuhkan kesadaran masyarakat mendatangi Posyandu, khususnya untuk memberikan imunasiasi kepada putra-putrinya. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. Susianto mengatakan, berdasarkan data cakupan imunisasi tahun 2007 tidak mencapai target, sebab dari 13.000 bayi, ternyata persentase cakupan imunisasinya hanya mencapai 80 persen, padahal, target untuk cakupan imunisai sebanyak 90 persen. Pihaknya akan memberikan penanganan khusus bagi Kecamatan yang cakupan imunisasinya sangat rendah, dari 27 Kecamatan, sebanyak 6 Kecamatan cakupan imunisasinya sangat rendah, yakni Kecamatan Gayam, Nonggunong, Manding dan Kecamatan Ganding. Susianto menyatakan, dalam rangka meningkatkan dan memperluas cakupan imunisasi, pihaknya menggandeng Majeli Ulama Indonesia (MUI) Sumenep, bahkan termasuk organisasi perempuan Muslimah, Fatayat NU, dan Aisyiah. Melalui kerjasama tersebut pihaknya berharap jalinan kemitraan organisasi keagamaan dan organisasi kemasyarakatan ikut serta memberikan pengertian dan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya imunisasi bagi putra-putrinya.( Yasik, Esha )