Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 02-10-2009
  • 642 Kali

Harus Introspeksi Diri Terhadap Kejadian Bencana

News Room, Jum’at (02/10) Kejadian Musibah Gempa bumi yang dalam beberapa beberapa waktu ini secara beruntun terjadi di Indonesia, dan kemarin yang baru terjadi di Padang - Sumatera Barat hingga menewaskan ribuan orang meluluh lantakkan gedung dan fasilitas lainnya, hendaknya bisa dijadikan introspeksi diri an perenungan bagi kita, khususnya ummat Muslim. Sebab, dibalik semua kejadian tersebut tentu ada hikmah yang terkandung didalamnya. Hal tersebut diungkapkan Tokoh Ulama Sumenep, KH. Ali Zainal Abidin ketika dihubungi news room tadi siang. Menurut Kiai yang membidangi Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Smenep ini, kejadian musibah yang beruntun tersebut dapat menyadarkan kita untuk kembali kepada ajaran Agama Allah SWT, melaksanakan perintah - Nya dan menjauhi larangan Nya. “Apa yang terjadi selama ini, mungkin merupakan peringatan atas perilaku manusia yang sudah tidak sesuai dengan apa yag di syareatkan bagi manusia diatas bumi ini," tegasnya. Sebab, kemungkinan meskipun disuatu daerah memiliki sebutan kota agamis, namun sebagia oknum manusia lainna senang melakukan periaku menyimpang dan kemaksiatan meraja lela, Sehingga Allah menurunkan Azab Nya. Dan Azab Allah tidak hanya menimpa kepada orang yang berbuat osa saja, namun juga menimpa kepada semua orang di tempat itu. Karena itu kembali KH. Ali mengingatkan, meskipun tempat dan kejadian gempa itu jauh dari kta yang ada di Madura, kita tidak boleh merasa senang dan tidak mengubah perilaku yang selama ini banyak menyimpang dari aturan Allah SWT. Karena, siapa tahu pada gilirannya kita juga akan mengalami hal yang sama. Maka hendaklah kita semua memperbanyak Dzikir kepada Allah dan berprilaku baik dan di Ridhoi Allah, serta tidak pernah lepas dengan segala perintahnya dan menjauhi apa yag dilaknat oleh Allah. Bagi orang yang merasa berkecukupan dan merasa peduli terhadap nasib sesama muslim juga bisa menyalurkan bantuan melalui lembaga-lembaga yang memang bisa dipercaya untuk sampai kepada orang-orang yang memang membutuhkan bantuan. Dan tidak mudah percaya kepada Oknum yang memanfaatkan minta bantuan yang ternyata memanfaatkan kepentingan pribadi diatas amanah dan penderitaan orang lain. ( Ren )