Media Center, Kamis ( 28/08 ) Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kabupaten Sumenep melalui 26 Puskesmas, terus melaksanakan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak Rubela yang hari ini merupakan hari ketiga imunisasi.
Kepala DKP2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes, mengungkapkan, progres cakupan ORI Campak Rubela yang dilakukan di sejumlah Puskesmas di hari ketiga dari total sasaran 73,969 tertanggal 28 Agustus 2025 pukul 16.00 WIB, yang diimunisasi sudah 20.852 dengan cakupan 28,2 persen.
"Untuk sasaran usia 9 sampai 12 bulan 3.404, diimunisasi 343 cakupan 10,1, untuk sasaran usia 12 sampai 47 bulan, sasaran 31.237. Diimunisasi 2.770 cakupan 8,9 persen, untuk sasaran usia 4-6 tahun 26.308, diimunisasi 11.048 cakupan 42 persen, dan sasaran 7 tahun, untuk sasaran 13.020, diimunisasi 6.691, cakupan 51,4 persen," jelas Ellya, Kamis (28/08/2025).
Untuk saat ini, capaian tertinggi di Puskesmas Giligenting dari sasaran 1.565 yang diimunisasi 833 dengan capaian 53,2 persen, sedangkan capaian terendah di Puskesmas Dungkek dari sasaran 2.362 yang diimunisasi 215 dengan cakupan 9,1 persen.
Selanjutnya, dalam kegiatan ORI Campak Rubela dengan melakukan imunisasi serentak kepada sasaran terus mengintensifkan koordinasi dengan unsur lintas sektor terkait, khususnya yang ada di kecamatan dan desa, untuk melakukan sosialisasi pentingnya imunisasi campak tersebut.
"Kami akui dalam upaya memutus penularan campak di Kabupaten Sumenep perlu keterlibatan semua elemen, dalam meningkatkan capaian imunisasi secara optimal kepada seluruh sasaran," tandasnya. ( Ren, Fer )