Media Center, Kamis ( 06/07 ) Pasca Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah, sejumlah komoditas di pasar tradisional Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai mengalami penurunan harga.
Hasil pantauan di Pasar Anom dan Pasar Bangkal, Kecamatan Kota Sumenep, telur ayam ras pada awal pekan ini seharga Rp 20 ribu per kilogram, turun menjadi Rp 19 ribu, cabai merah besar semula Rp 20 ribu per kilogram, menjadi Rp 16 ribu, cabai kecil biasa semula Rp 30 ribu per kilogram, menjadi Rp 25 ribu dan tomat semula Rp 6.500 per kilogram menjadi Rp 6 ribu.
“Komoditas cabai dan sayuran serta telur terjadi penurunan harga pada hari ini,” terang Kepala Bidang Perdagangan, Disperindag Kabupaten Sumenep, Sukaris, Kamis (06/07/2017).
Ia menuturkan, penyebab turunnya harga komoditas tersebut karena konsumen sudah mulai mengurangi jumlah pembelian pasca Lebaran dan harga komoditas yang turun itu termasuk pada bahan kebutuhan yang tidak terlalu banyak dikonsumsi di saat tidak ada musim seperti Lebaran.
"Kalau saat Lebaran, komoditas cabai dan telur banyak dikonsumsi para konsumen. Untuk saat ini konsumen sudah mengurangi mengkonsumsi cabai,” tuturnya.
Selain itu, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan meski sangat tipis seperti bawang merah, semula Rp 28 ribu per kilogram, naik menjadi Rp 30 ribu dan wortel semula Rp 14 ribu per kilogram, naik menjadi Rp 15 ribu.
“Untuk dua komoditas ini kenaikannya antara Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per kilogramnya. Jadi kenaikannya tidak terlalu tinggi, masih terjangkau,”paparnya.
Sedangkan komoditas lainnya terpantau stabil seperti beras jenis IR 64 medium Rp 9.500 per kilogram, IR desa Rp 8.500, gula pasir dalam negeri Rp 12.500, minyak goreng curah Rp 12 ribu, daging sapi murni Rp 110 ribu, daging ayam ras Rp 32 ribu, daging ayam kampung Rp 75 ribu, telur ayam kampung Rp 36 ribu, bawang putih Rp 24 ribu, mentega curah Rp 21 ribu, kol/kubis Rp 7 ribu, kentang Rp 15 ribu, bunciz Rp 8 ribu per kilogram dan kelapa Rp 7 ribu per buah. ( Nita, Esha )