News Room, Senin ( 22/10 ) Sejumlah komoditi di Pasar Sumenep, mulai merangkak naik seiring makin dekatnya Hari Raya Idul Adha yang dikenal dengan Idul Kurban. Kenaikan itu terjadi pada daging sapi. Berdasarkan hasil pantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, di Pasar Anom Baru dan Pasar Bangkal, Kecamatan Kota Sumenep, bahwa harga daging sapi sekarang Rp. 75.000,00 per-kilogram. Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Sumenep, Heni Yulianto, SE menjelaskan, untuk harga daging sapi memang terpantau ada kenaikan harga Rp. 5.000,00. Pada Jum’at (19/10) kemarin, masih berkutat Rp. 70.000,00, namun mulai Senin (22/10) ini, harga daging sapi naik menjadi Rp. 75.000,00 per-kilogram. “Diduga, kenaikan harga daging sapi itu dikarenakan meningkatnya permintaan konsumen menjelang hari raya Idul Adha. Sedangkan, persediaan barang tetap. Nah, ketidak seimbangan itu menimbulkan naiknya harga daging sapi,”kata Heni, Senin (22/10). Daging sapi ini, kata Heni, diperkirakan akan terus mengalami kenaikan harga sampai hari “H” Idul Adha 1433 Hijriyah, tanggal 26 Oktober 2012 nanti. “Makin dekat hari raya kurban ini, akan semakin mendongkrak harga daging sapi. Karena, kebutuhan masyarakat juga akan semakin meningkat. Makanya, kami akan terus melakukan pantauan harga dengan membentuk petugas khusus lapangan, hingga H-1 hari raya Idul Adha,”terangnya. Heni mengungkapkan, selain itu kenaikan harga juga terjadi pada cabe merah besar dari Rp. 8.000,00 menjadi Rp. 10.000,00 per-kilogram. Kemudian, diikuti wortel yang sekarang harganya Rp.9.000,00 dari Rp. 8.000,00 per-kilogram. “Sedangkan beras premium 25 kilogram merk ikan paus tidak ada perubahan harga tetap Rp. 197.000,00. Bahkan, daging ayam kampung juga tetap harganya Rp. 50.000,00 per-kilogram, dan daging ayam broiler tetap dengan harga Rp. 26.000,00 per-kilogram,”ungkapnya. ( Nita, Esha )