Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 16-03-2021
  • 773 Kali

Harga Cabai Melejit Hingga Capai 120 Ribu Rupiah Perkilogram

Media Center, Selasa ( 16/03 ) Harga cabai rawit akhir-akhir ini yang semakin melejit mahal menjadi perhatian serius Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Bahkan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan juga telah melakukan pemetaan distribusi cabai.

Kabid Perdagangan Disperindag Kabupaten Sumenep, Ardiansyah Ali Sochibi mengungkapkan, saat ini instansinya tengah mengumpulkan para pengepul dan produsen pertanian dengan menyusun laporan untuk mengetahui alur distribusi cabai rawit mulai dari petani, pengepul hingga ke pedagang di pasar.

“Pemetaan distribusi dilakukan mulai hulu ke hilir bersinergi dengan instansi terkait, sehingga diharapkan bisa menekan harga cabai,” ungkap Ardi, Selasa (16/03/2021)

Menurut Ardi, faktor naiknya harga cabai disebabkan kurangnya suplai dari petani, bahkan saat ini memang banyak dikeluhkan konsumen, karena masyarakat khususnya di Kabupaten Sumenep memang banyak menyukai masakan pedas.

Ardi juga menjelaskan, harga cabai rawit sejak 2 minggu terakhir berdasarkan pantauan harga di pasar tradisional, seperti Pasar Anom dan Bangkal mencapai 120 ribu Rupiah perkilogram.

“Kami juga mengimbau masyarakat mengurangi penggunaan cabai pada masakan untuk mengurangi pengeluaran,” tambahnya. ( Ren, Fer )