Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 11-03-2013
  • 1046 Kali

Harga Bawang Merah Dan Putih Di Sumenep Melonjak Tajam

News Room, Senin ( 11/03 ) Harga bawang merah dan bawang putih di Pasar Anom Sumenep, melonjak tajam hingga ratusan persen. Akibatnya, para pedagang mengaku menderita kerugian. Saat ini, di Pasar Anom Sumenep, harga bawang putih mencapai Rp. 55.000,00 per- kilogram. Padahal sebelumnya antara Rp. 35.000,00 hingga Rp. 37.000,00 per-kilogram. Bahkan, bawang merah juga mengalami kenaikan hingga 100 persen lebih. Minggu lalu, harganya Rp. 27.000,00, sekarang naik mencapai Rp. 45.000,00 per-kilogram. Salah seorang pedagang bawang di Pasar Anom Sumenep, Marhamah, mengatakan, kenaikan harga bawang merah dan putih ini, membuat sebagian besar para pedagang merugi. “Kami menderita kerugian cukup signifikan, akibat dari kenaikan bawang tersebut. Makanya, untuk mengantisipasi makin merugi, kami mengurangi persediaan barang sambil menunggu harga kembali normal,”kata Marhamah, Senin (11/03). Sementara, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep, Drs. Heni Yulianto, membenarkan kenaikan beberapa komoditas, utamanya bawang merah dan bawang putih. “Sejak 3 hari terakhir ini, bawang merah dan putih mengalami kenaikan hingga 100 persen lebih,”terangnya. Selain itu, kenaikan harga juga diamali cabe rawit dari Rp. 30.000,00 menjadi Rp. 32.000,00 per-kilogram, diikuti cabe kecil biasa harganya Rp. 35.000,00 dari sebelumnya Rp. 32.000,00 per-kilogram. “Kenaikan komoditas bawang dan cabe itu, diduga tingginya curah hujan yang menyebabkan lahan petani banjir, dan adanya pembatasan impor Holtikurtura, yang merupakan kebijakan pemerintah Pusat,”ungkapnya. Namun, yang sangat mempengaruhi naiknya harga bawang dan cabe, salah satunya disebabkan pasokan dari daerah penghasil tidak lancar akibat cuaca yang kurang baik. “Faktor pada saat pengiriman sangat mendukung, apalagi diterpa hujan sehingga mengalami pembusukan. Akibatnya, harga naik drastis,”pungkasnya. ( Nita, Esha )