Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 03-07-2010
  • 463 Kali

Harapkan PSB Tak Surutkan Siswa Karena Alasan Biaya

News Room, Sabtu ( 03/07 ) Terkait pelaksanaan penerimaan siswa baru (PSB) tahun 2010 ini, Komisi D DPRD Sumenep berharap kepada masing-masng lembaga pendidikan untuk tetap melaksanakan ketentuan penerimaan siswanya dengan baik. Hal itu diharapkan tidak sampai menjadi persoalan dikemudian hari, misalnya hingga terjadi penolakan terhadap siswa, karena ketidak mampuan siswa. Ketua Komisi D DPRD Sumenep, H. Subaidi berharap lembaga pendidikan, mulai tingkat SD hingga SMA melaksanakan PSB sesuai aturan. Jika nantinya ditemukan pelanggaran, Dinas Pendidikan dapat memberikan sanksi yang tegas bagi lembaga tersebut. Sebab, semua warga negara memiliki kewajiban dan hak yang sama untuk mendapat pendidikan yang layak. “Kami harapkan pula tidak hanya dalam pelaksanaan PSB yang menggembar-gemborkan gratis, namun pada pelaksanaannya kemudian memberatkan siswa dengan berbagai alasan sumbangan dan sebagainya, tanpa sepengetahuan wali siswa,”ujar H. Subaidi. Meskipun pada dasarnya pendidikan merupakan tanggung jawab pemerintah dan masyarakat, namun bukan berarti masyarakat dalam hal ini orang tua siswa wajib ikut menanggung biaya sekolah anaknya. Sementara biaya yang harus dikeluarkan sangat memberatkan. Karena itu, perlunya melakukan musyawarah dengan wali murid dan Komite Sekolah ketika sekolah akan melakukan pungutan kepada siswa. “Dan perlu ditegaskan, bagi siswa yang betul-betul tidak mampu harus betul-betul gratis dan semua kebutuhan pendidikannya ditanggung oleh pemerintah. Karena, siswa yang memiliki kemampuan namun tidak memiliki kemampuan sudah dianggarkan untuk itu,”tambahnya. Jadi, tidak ada alasan siswa yang memiliki kemauan untuk sekolah tidak dapat sekolah hanya gara-gara tidak memiliki biaya untuk sekolah. Bahkan bagi siswa miskin yang memiliki prestasi juga ada beasiswa khusus, disamping mereka telah dibebaskan dari semua biaya sekolah. ( Ren, Esha )