News Room Senin ( 19/10 ) Halal Bi Halal yang digelar oleh Muslimat dan Fatayat Kabupaten Sumenep, pada Senin siang (19/10) menjadi awal mesranya kembali hubungan 2 organisasi yang berada di bawah Naungan PC NU Kabupaten Sumenep tersebut, setelah hampir 10 tahun mengalami kerengangan. Baik Ketua Muslimat NU Hj. Dewi Kholifah, maupun Fatayat NU Hj. Khoirun Nisa dalam sambutannya sepakat menjadikan acara tersebut sebagai ajang untuk mengahiri krisis komonikasi yang selama ini terjadi. Hj. Dewi mengatakan hubungan antara Muslimat dan Fatayat diibaratkan seorang Ibu dan Anak, jadi harus terjalin dengan mesra agar, sebagai organisasi perempuan, mampu memberikan kotribusi yang maskimal kepada ummat. “Karena, wanita memiliki peran yang sangat besar dalam membetuk kepribadian baik keluarga, masyarakat terlebih bangsa kita tercinta,†tegasnya. Pernyataan tersebut langsung direspon oleh positif oleh Hj. Khoirun Nisa, “Fatayat siap bersatu dan bahu membahu dengan Muslimat dalam usaha membetuk dan memberikan kontribusi postif bagi kepentingan ummat,†tegasnnya. Bersatunya Kembali 2 organisasi juga disambut baik oleh Bupati Sumenep, KH. Ramdalan Siraj, SE, MM yang hadir dalam acara tersebut. “Ini merupakan langkah positif, dalam usaha memperjuangkan kepentingan ummat,â€Âtegasnya. KH. Ramdlan berharap semoga dengan baiknya kembali hubungan anara Muslimat dan Fatayat akan meberikan dampak besar pada kemajuana ummat baik di kalangan nahdiyin sendiri ummat secara keseluruhan. ( Gun, Esha )