Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-04-2019
  • 427 Kali

Hadiri Pengukuhan AMOS, Bupati Minta Jurnalis Harus Profesional

Media Center, Kamis ( 04/04 ) Jurnalis dari berbagai media yang tergabung dalam Asosiasi Media Online Sumenep (AMOS) harus profesional dalam menjalankan profesinya, supaya memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Media online sebuah kebutuhan masyarakat, sebab sangat mudah diakses dan cepat sajian beritanya daripada media lain, sehingga diharapkan jurnalisnya benar-benar profesional menyajikan informasi atau berita agar bermanfaat.” kata Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si saat menghadiri Pengukuhan Asosiasi Media Online Sumenep (AMOS) di Gedung SKD Batuan, Kamis (04/04/2019).

Bupati berharap, organisasi wartawan termasuk AMOS harus mampu membina dan membimbing anggotanya menjadi seorang jurnalis profesional, bahkan jangan sampai ada oknum anggotanya yang menodai profesinya.

”Semisal menjadi oknum wartawan CNN atau wartawan Cuma Nanya-nanya, wartawan WTS atau Wartawan Tanpa Surat Kabar dan jangan menjadi wartawan Muntaber atau wartawan Muncul Tanpa Berita.” imbuh suami Nurfitriana ini.

Ia mengungkapkan, wartawan sebelum menulis hendaknya menganalisa untuk mengetahui akar permasalahan beritanya, sebab ada pengaduan berita di media yang bermasalah sampai ke ranah hukum.

“Setelah saya klarifikasi masalah itu sudah selesai dan diantara kedua belah pihak sudah damai. Jadi saya harap wartawan jangan sampai sebelum menulis tidak mengetahui akar permasalahan." tutur Bupati dua periode ini.

Pada kesempatan itu Pembina AMOS, Khairul Anwar melakukan pengukuhan pengurus AMOS 2019-2021, dengan susunan pengurus diantaranya Ketua Ahmadi, Sekretaris Junaidi dan Bendahara Asmuni.

Bupati menyampaikan terima kasih atas kerja sama dengan AMOS, yang telah membantu mempromosikan potensi daerah melalui informasi atau berita di masing-masing medianya.

“Terima kasih kerjasamanya selama ini, semoga semakin baik demi mendukung pembangunan di Kabupaten Sumenep dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” pungkasnya. ( Yasik, Fer )