News Room, Sabtu (09/08) Beras untuk masyarakat miskin (Raskin) di Kabupaten Sumenep banyak tak ditebus oleh Tim Raskin Kecamatan dan Desa. Ini juga banyak di wilayah Kepulauan. Koordinator Raskin Gudang Dolog Sumenep, Ainul Fatah berharap, Raskin secepatnya ditebus oleh para Tim Raskin, baik di Kecamatan maupun Desa. Sebab, jika dibiarkan terlalu lama di gudang dikhawatirkan kualitasnya akan rusak. “Saya berharap, khususnya para Kepala Desa atau PJS yang ditunjuk di desa yang saat ini menggelar pelaksanaan Pilkades untuk segera menebus Raskinnya,†ujar Minul, panggilan akrab pria berambut ikal ini. Minul menjelaskan, Raskin yang tidak ditebus diantaranya, kepulauan Masalembu, Ra’as, Gayam, Arjasa, dan Sapeken. Semntara itu untuk kecamatan wilayah daratan, Kecamatan Pasongsongan belum menebus Raskin sejak bulan Juni 2008 lalu, dan minggu ini baru menebus Raskin bulan April 2008. Salah seorang aktivis LSM Gerindo, Sarkawi, menyayangkan Kecamatan dan Desa yang belum menebus Raskin, padahal masyarakat miskin sangat berharap beras murah tersebut. “Jangan karena Pilkades atau apa pun alasannya, kalau kebutuhan mendesak untuk masyarakat miskin seharusnya diuatamakan. Apalagi kan ada PJS dan sebagainya sebagai tim Raskin tingkat bawah. Kok mereka tidak punya rasa bersalah pada warganya, padahal sekarang semua serba mahal,†kata Sarkawi. Sarkawi berharap, pihak terkait harus menindak tegas pelaksana Raskin yang tidak mau menebus Raskinnya hanya karena kepentingan tertentu. Dan itu merupakan pelanggaran HAM, ada hak rakyat yang di pasung oleh kepentingan dirinya maupun golongannya. (Ren, Adjie)