Media Center, Kamis ( 31/08 ) Harga
daging sapi di pasar tradisional Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur,
mengalami kenaikan, yang semula Rp 110.000 per-kilogram, naik menjadi
Rp 120.000.
Bahkan daging ayam kampung juga naik semula Rp 80.000, menjadi Rp 85.000 per kilogram.
Selain
itu, daging ayam broiler semula Rp 30.000 per-kilogram menjadi Rp
32.000, cabai merah besar semula Rp 9.000 per-kilogram,
menjadi Rp 12.000 dan bawang merah Rp 16.000 per-kilogram menjadi Rp 20.000.
“H-1 Hari Raya Idul Adha ini harga komoditas daging
terjadi kenaikan. Penyebabnya karena permintaan semakin tinggi menjelang
Lebaran Idul Qurban,"kata Kabid Perdagangan, Disperindag
Kabupaten Sumenep, Sukaris (31/08).
Ia menuturkan, hanya ada satu
komoditas yang mengalami penurunan harga yakni wortel, semula Rp 10.000
per-kilogram menjadi Rp 8.000. Komoditas lainnya terpantau stabil
seperti beras jenis IR 64 medium Rp 9.500, beras Desa Rp
8.500, gula pasir dalam negeri Rp 12.000, minyak goreng curah Rp
12.000, telur ayam Rp 20.000, telur ayam kampung Rp
38.400.
“Cabai kecil biasa tetap, yakni Rp 12.000, bawang putih Rp
20.000, mentega curah Rp 21.000, kubis Rp 5.000, kentang Rp 13.000, tomat Rp 6.000, buncis Rp 10.000, dan kelapa Rp
6.000,”tuturnya.
Pemantauan harga dilakukan Disperindag di dua pasar
tradisional yakni Pasar Anom Baru yang merupakan pasar induk di
Kabupaten ujung timur Pulau Madura dan Pasar Bangkal.
“Diperkirakan,
harga bahan pokok akan normal kembali setelah Lebaran. Kenaikan harga
memang sering terjadi menjelang Hari Raya,”pungkasnya. ( Nita, Esha )