Media Center, Rabu ( 12/01 ) Gelombang tinggi yang mencapai 3 meter di kawasan perairan Kabupaten Sumenep, mengakibatkan pelayaran untuk semua armada laut tujuan kepulauan dihentikan sementara.
Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Supriyanto, mengatakan, berdasarkan informasi dari BMKG bahwa cuaca ekstrem ini berlangsung sejak 11 Januari kemarin dan diperkirakan berakhir 15 Januari 2022 besok.
"Jadi, sejak Selasa (11/01/2022) kemarin, semua armada laut sandar di Pelabuhan Kalianget. Artinya tidak ada aktivitas pelayaran," tuturnya.
Supriyanto mengungkapkan, selama gelombang tinggi pihaknya tidak akan memberikan izin kepada kapal untuk beroperasi.
"Kami akan tingkatkan koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) guna mengetahui situasi gelombang di Perairan Sumenep," ungkapnya, Rabu (12/01/2022).
Ia meminta kepada calon penumpang agar bersabar sambil menunggu situasi laut normal, sehingga kapal bisa berlayar. ( Nita, Fer )