Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 16-07-2012
  • 570 Kali

Gelar Bintek Kehumasan Dan Keprotokolan Untuk Ponpes

News Room, Senin ( 16/07 ) Selama ini ada persepsi keliru yang memandang protokol hanya sebagai petugas announcer atau pembawa acara. Padahal, pembawa acara merupakan sebagian kecil dari tugas protokol, karena sesungguhnya protokol merupakan serangkaian aturan atau tata cara dalam menyelenggarakan suatu acara, agar dapat berjalan dengan tertib, hidmat, rapi, lancar dan teratur dengan memperhatikan ketentuan keprotokolan yang berlaku. Hal tersebut ditegaskan Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada pembukaan Bimbingan Teknis Kehumasan dan Keprotokolan Kabupaten Sumenep tahun 2012, di Hotel Utami Sumekar, Senin (16/07). Menurutnya, pengaturan keprotokolan tidak hanya menyangkut pengaturan mengenai tata tempat, tata upacara, tata penghormatan, tata kunjungan pejabat, tetapi juga menyangkut etika yang harus dilaksanakan oleh seorang protokol. “Begitu kompleksnya tugas protokol, maka sudah seharusnya seorang protokol menguasai berbagai aturan keprotokolan yang ada, yang didukung dengan etika dan performance yang prima,”ujarnya. Ditambahkan, melalui kegiatan Bimbingan Teknik Kehumasan dan Keprotokolan sebagai upaya untuk membangun karakter bangsa yang unggul dan mulia. Serta sebagai bangsa yang makin menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, dan yang terus berinovasi, berkreasi, dan bekerja keras untuk mencapai cita-cita kita semua agar kita tidak makin ketinggalan dengan negara-negara lainnya. Sementara Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah kabupaten Sumenep, Abd. Kahir, SE. M.Si menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari tersebut (16-17/07) diikuti para peserta, baik dari aparatur pemerintah, kalangan Perguruan Tinggi dan Pondok Pesantren di Sumenep. Dijelaskan, kegiatan tersebut dilatar belakangi dengan kegiatan-kegiatan besar di Pondok Pesantren, baik itu berupa Haflatul Limtihan, Wisuda, Khaulan, Khatmil Quran dan sebagainya, alangkah lebih dinamisnya jika memahami kaidah-kaidah keprotokolan, sehingga bisa meningkatkan kualitas kegiatan-kegiatan tersebut. “ini juga salah satu komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Ponses terkait dengan Kehumasan dan Keprotokolan,”pungkasnya. ( Ren, Esha )