News Room, Kamis ( 21/11 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep dari tahun ke tahun terus memacu pembangunan daerah. Untuk suksesnya pelaksanaan pembangunan tersebut, dibutuhkan 3 syarat dasar, diantaranya peran aktif dan ketulusan membangun dari seluruh elemen masyarakat, keharmonisan dan komitmen kebersamaan yang kuat semua pihak, serta stabilitas masyarakat yang sehat dan dinamis. Hal tersebut ditegaskan Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si pada acara Bhakti Sosial dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke 744 Kabupaten Sumenep Tahun 2013 di Pendopo Kecamatan Batuputih, Kamis (21/11). Sebab, saat ini budaya gotong-royong sudah mulai luntur dan tidak banyak ditemui, seperti yang dilakukan masyarakat dulu. “Karena itu perlu digalakkan budaya gotong-royong, seperti masyarakat dulu dengan melakukan pelebaran jalan dengan dana sedikit, namun karena adanya sumbangan dari masyarakat bisa terbangun dengan baik,”ujarnya. Bupati mengakui, jika hanya mengandalkan uang negara, yakni melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tanpa usaha bersama dari semua elemen masyarakat pelaksanaan pembangunan akan kurang maksimal. Karena itu komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep sendiri akan terus berupaya membenahi berbagai kekurangan yang ada. Sedangkan program yang telah berjalan dengan baik, akan menjadi batu pijakan ke depan untuk ditingkatkan lagi. Sementara dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan berbagai kegiatan pelayanan kepada masyarakat, baik berupa pasar murah, pelayanan kesehatan gratis, kawin suntik hewan gratis, bantuan pelaratan sekolah, dan berbagai bantuan dari sejumlah SKPD kepada masyarakat dan kelompok masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Batuputih, Batang-batang, Gapura dan Kecamatan Dungkek. ( Ren, Esha )