New Room Kamis ( 07/02 ) Forum ulama dan Umaro Kecamatan Batang-batang menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1434 Hijriyah, Kamis (07/02) dengan penceramah KH. D. Zawawi Imron, dan dihadiri Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, Muspika, UPT, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Batang-batang, Rabu malam (06/02) di Pendopo Kantor Camat setempat. Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim ketika memberikan sambutannya mengatakan, semua ini akan menjadi bekal, mengapa bagi kelompok lain memperingati kematiannya (wafatnya). Sedangkan ummat Islam memperingati kelahirannya. Bupati menegaskan, dalam kehidupan ini, kita jangan pernah mengucapkan kata tidak tahu, dan tidak bisa, sebab setelah kita berfikir, ternyata kita bisa. Kalau dulu, kata Bupati, mana ada orang berfikir dengan kemajuan teknologi, naik kendaraan pun berfikir. Kalau dulu banyak binatangnya, tapi sekarang banyak bangunannya. Bupati mengatakan, sekarang tidak ada yang tidak bisa, semuanya bisa. Yang perlu diwaspadai adalah mereka yang tahu, sebab orang seperti ini maunya selalu mengatur kita, dan kita telah terkepung oleh kelompok-kelompok yang tidak sepaham dengan kita. Sementara itu KH. D. Zawawi Imron mengatakan, sebagai ummat muslim seharusnya senantiasa meniru dan mentauladani sifat-sifat Rasulullah, yakni menjaga perkataannya, agar tidak menyinggung orang lain. KH. D. Zawawi Imron menuturkan, dalam kesehariannya Rasulullah tidak pernah menyinggung perasaan orang lain, akan tetapi dengan perkataan yang baik kepada ummatnya, terutama kepada yang non muslim. Hal tersebut yang membuat Rasulullah disegani, baik kawan maupun lawan. Di tempat yang sama Camat Batang-batang, Moh. Ramli, S.Sos, M.Si mengatakan, kegiatan ini sebagai momentum untuk menyadarkan kita semua, dan wajib bagi kita untuk mencontoh sifat-sifat Nabi Muhammad SAW dan menghormati antar sesama muslim. ( JuP-13, Fery )