Media Center, Kamis ( 28/01 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kesehatan setempat melakukan vaksin Covid-19 Sinovac pertama kali, kepada 13 orang terdiri dari anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Tokoh Agama dan masyarakat setempat.
Komandan Kodim (Dandim) 0827 Sumenep, Letkol Inf Nur Cholis, A.Md yang pertama kali mendapatkan vaksin Covid-19, dilanjutkan anggota Forkopimda lainnya serta tokoh agama dan masyarakat.
“Pelaksanaan vaksin Covid-19 Sinovac kepada Forkopimda, tokoh agama dan masyarakat sebagai contoh supaya masyarakat tidak ragu atau takut untuk divaksinasi, yang merupakan salah satu upaya mengatasi wabah Covid-19 saat ini,” kata Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si di sela-sela Vaksinasi Covid-19 Sinovac Perdana, di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (28/01/2021).
Untuk itulah, masyarakat harus percaya bahwa vaksin Covid-19 itu halal dan aman, sehingga tidak mudah terpengaruh informasi hoax atau tidak jelas sumbernya, karena ada kriteria siapa saja yang bisa atau tidak bisa diberikan vaksin itu.
“Kami serukan masyarakat tidak percaya dengan kabar atau informasi hoax tentang vaksin Covid-19 Sinovac, mengingat jajaran pemerintah dan tokoh masyarakat sudah divaskin perdana hari ini (Kamis, 28/01/2021),” tutur Bupati dua periode ini.
Bupati mengungkapkan, akibat pemberian vaksin Covid-19 ada kriterianya dari unsur Forkopimda berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan, memang ada yang tidak diberi vaksin pada pelaksanaan pertama ini, yakni Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep.
“Saya tidak bisa diberi vaksin penyebabnya selain aturan usia 60 tahun, juga sudah pernah terkonfirmasi Covid-19, sementara Wakil Bupati, Ketua DPRD dan Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep, karena faktor kesehatan ada penyakit penyerta dan alergi obat,” jelas Mantan Ketua DPRD Kabupaten Sumenep dua periode ini.
Menyinggung pelaksanaan vaksinasi tenaga kesehatan se-Kabupaten Sumenep, Bupati mengungkapkan, pihaknya telah menargetkan selama dua hari seluruh tenaga kesehatan sudah selesai baik di Puskesmas maupun pelayanan kesehatan lainnya.
“Untuk daratan dua hari sudah selesai pelaksanaan vaksinasi ini, sedangkan di kepulauan tentu saja harus menyesuaikan situasi kondisi cuaca serta jadwal transportasi laut untuk pengiriman vaksinnya,” tandasnya.
Pemerintah Kabupaten Sumenep telah menerima sebanyak 2.480 vaksin Covid-19 Sinovac dari 3.767 sasaran tenaga kesehatan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada hari Selasa (26/01/2021) dini hari.
Di tempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Agus Mulyono mengungkapkan, pihaknya untuk menyukseskan giat vaksinasi Covid-19 telah melakukan sejumlah persiapan, di antaranya menyiapkan sebanyak 153 petugas vaksinator dan 81 operator lainnya.
“Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pada 35 fasilitas kesehatan meliputi 30 Puskesmas se-Kabupaten Sumenep, RSUD dr. H. Moh. Anwar, dua rumah sakit swasta yakni Rumah Sakit Islam (RSI) PT Garam Kalianget dan Rumah Sakit Umum (RSU) Sumekar, satu Kantor Kesehatan Pelabuhan wilayah kerja Kalianget dan satu Klinik Pratama Polres Sumenep,” pungkasnya. ( Yasik, Fer )