News Room, Rabu ( 04/07 ) Puluhan aktivis Forum Komunikasi Mahasiswa Sumekar (FKMS) Sumenep, Rabu (04/07) pagi, menggelar aksi shalat ghaib di depan Kantor DPRD setempat. Aksi FKMS ini guna menyambut kedatangan Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo, SH, M.Hum yang hadir dalam acara puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup se Dunia tahun 2012, untuk wilayah Jawa Timur yang difokuskan di Pantai Lombang, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep. Korlap aksi, Suryadisyah menjelaskan, selama kepemimpinan H. Soekarwo sebagai Gubernur Jatim, belum ada perkembangan pembangunan, khususnya di Kabupaten Sumenep. “Nah, shalat ghaib ini sengaja menyambut kedatangan bapak Gubernur Jatim. Bagi kami, beliau (Gubernur Jatim, Red) sudah mati. Karena, tidak bisa meregulasi segala kebijakan dan keputusan pembangunan,”kata Suryadi, di depan kantor DPRD Sumenep, Rabu (04/07). Suryadi mengungkapkan, masih banyak persoalan di Sumenep, yang belum diselesaikan oleh Gubernur Jatim, diantaranya tersendatnya transportasi laut ke kepulauan setempat, utamanya jalur keperintisan. “Mestinya ini menjadi perhatian tersendiri, sebab jalur perintis merupakan kewenangan Pemerintah Propinsi Jawa Timur. Kenapa dibiarkan berlarut-larut, kasihan masyarakat Masalembu tidak bisa pulang gara-gara kapalnya tak beroperasi,”terangnya. Selain itu, kata Suryadi, fakta yang sudah tersaji ini, menguatkan aliansinya untuk tetap menolak dilaksanakan eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi (migas) di Kabupaten Sumenep. “Sampai kapan pun kami tetap menolak adanya eksplorasi dan eksploitasi migas di Sumenep. Karena, hanya menyengsarakan masyarakat,”ungkapnya. Usai berorasi dan shalat ghaib, para aktivis FKMS akhirnya membubatkan diri secara tertib. ( Nita, Esha )