Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-06-2006
  • 569 Kali

ESDM BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK ENERGI ANGIN DI PULAU GILIYANG

Sumenep-Kominfo News Room: Guna memberikan pelayanan penerangan listrik untuk daerah yang belum tersentuh aliran listrik, dan sebagai upaya mengurangi penggunaan BBM, pemerintah daerah bekerja sama dengan Lembaga Antariksa Penerbangan (LAPAN) akan membangun pembangkit listrik sistem energi angin. Menurut penjelasan, Kepala Kantor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Sumenep, Drs. Moh. Fadillah, M.Si, khusus bagi daerah yang tidak mendapatkan aliran listrik, karena keterbatasan PLN dan sebagai salah satu strategi untuk mengurangi penggunaan BBM, pihaknya saat ini berencana membangun pembangkit listrik energi angin dan tenaga air. Hanya saja, saat ini pembangunan pembangkit listrik alternatif ini dikhususkan untuk tenaga angin, dan pembangunannya akan ditempatkan didaerah Giliyang Kecamatan Dungkek. Moh. Fadillah mengemukakan, pembangunan listrik tenaga angin yang merupakan kerjasama dengan pihak LAPAN itu terdiri dari 6 turbin, dan masing-masing turbin mempunyai kekuatan 400 watt, sehingga dengan 6 turbin ini, masyarakat setempat akan mendapatkan aliran listrik dengan kekuatan 24.000 watt. Moh Fadila menjelaskan, pekerjaan pembangkit listrik tenaga angin yang merupakan satu-satunya di Jawa Timur, bahkan di Indonesia ini sudah memasuki tahap pemasangan turbin. Namun demikian, pembangunan pembangkit listrik alternatif tersebut, kemungkinan tidak hanya di kepulauan Giliyang saja, karena pihaknya akan mengusulkan kembali, agar daerah kepulauan yang tidak tersentuh aliran listrik untuk dibangun pula pembangkit listrik tenaga angin maupun tenaga air. Sedangkan pembangkit listrik sistem angin tersebut yang mulai dikerjakan tahun ini, dimungkinkan bisa beroperasi pada bulan Agustus tahun ini. ( Yasik, Bsha)