Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 03-04-2009
  • 522 Kali

Dua Pasutri Asal Sumenep Tewas Misterius Di Hotel

News Room, Jum’at ( 03/04 ) Sebuah peristiwa menggemparkan terjadi di Wisma Prambanan, Surabaya, Rabu (02/04) sore. Sejumlah empat tamu hotel yang terletak di Jalan Letjen Sutoyo 53A, Kelurahan Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo itu ditemukan tewas misterius dalam dua kamar terpisah. Keempat orang itu adalah dua pasang suami-istri yang menginap di sana sejak tanggal 31 Maret 2009. Masing-masing korban tewas adalah Nahrowi (29) dan Samawiyah (25) yang bermalam di kamar nomor 25 lantai II, serta Bohnan (41) dan istrinya Miswati (31) yang berada di kamar 35 Lantai III. Keempat orang itu berdasarkan catatan pihak hotel adalah warga Sumenep, Madura. Menurut Anna Yuliatin, salah satu karyawan hotel, keempat tamu itu seharusnya check out pada pukul 13.00 WIB siang tadi. Namun, hingga pukul 14.00 WIB, mereka belum keluar dari kamar. Setelah itu, pihak hotel pun mengetuk untuk memberitahukan hal tersebut. Namun, tak ada jawaban dari dalam kamar.Akhirnya, pihak hotel membuka kamar dengan menggunakan kunci duplikat. Saat itulah kejadian mengenaskan itu terungkap. Nahrowi ditemukan dalam posisi tidur terlentang dan Sumaryati berada dalam posisi terduduk di atas kasur. Keduanya sudah tak bergerak, dan diduga sudah tak bernyawa saat ditemukan. Pemandangan lebih mengenaskan terlihat di kamar Bohnan dan Miwati. Di antara mayat Bohnan yang tewas terduduk di lantai dengan kepala bersandar pada pintu dan Miswati yang tengkurap, ditemukan puteri mereka Wulan (4) dalam keadaan tertidur sambil memeluk ibunya. Begitu tahu kejadian tersebut, Wulan pun menangis tanpa henti dan terus memanggil-manggil orangtuanya. Saat berita ini diturunkan, Wulan masih digendong oleh karyawati hotel dan terus menangis. Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka pada semua mayat. Juga tidak ada obat-obatan di sekitar tubuh mereka. Keempatnya pun masih berpakaian lengkap saat ditemukan sore ini. Kejadian misterius tersebut saat ini ditangani oleh aparat kepolisian dari Polres Sidoarjo dan Polwiltabes Surabaya. Mereka tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan belum diperoleh keterangan lebih jauh. ( Kompas, Esha )