News Room, Rabu ( 09/03 ) Sebanyak dua Kepala Desa (Kades), mendatangi gedung DPRD Sumenep, untuk mengadukan belum masuknya listrik ke Desanya. Kedua Kades itu, merupakan Kades Kombang dan Poteran, Kecamatan Talango, yang langsung menemui anggota Komisi B DPRD Sumenep, Rabu (09/03) pagi. Kades Kombang, Kholik A, mengaku tidak paham kenapa daerahnya belum teraliri listrik, padahal Kantor Energi dan Sumber Daya Meneral (ESDM) Kabupaten Sumenep berjanji bahwa daerahnya akan dipasok listrik dari PLN, sehingga tidak mendapat jatah bantuan dari pusat berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). “Namun, semua itu hanya tinggal janji. Sejak tahun 2009 hingga sekarang, hanya tiang listrik saja yang terpasang. Kami merasa dianaktirikan, karena Desa kami yang hanya belum teraliri listrik, sedangkan Desa tetangga sudah ada listrik,”kata Kholik, usai menemui anggota Komisi B DPRD Sumenep, Rabu (09/03). Kholik juga mengungkapkan, untuk kebutuhan listrik sehari-hari, sebagian besar warga menyambung kabel ke Desa terdekat. “Kami berharap, Desa kami segera teraliri listrik, karena warga sangat membutuhkannya,”terangnya. Sementara itu, Sekretaris Komisi B DPRD Sumenep, Sukarnaedi menjelaskan, dalam pertemuan tersebut pihaknya tidak bisa memberikan keputusan, karena ESDM tidak bisa hadir. “Pada pertemuan Rabu (09/03) ini, ESDM tidak bisa hadir tanpa keterangan yang jelas. Tapi, kedatangan 2 Kades itu tidak sia-sia, karena kami sudah memahami kebutuhan listrik dimasing-masing Desa tersebut,”ujarnya. Untuk itu, kata Sukarnaedi, pihaknya akan segera memanggil ESDM Sumenep untuk mengklarifikasi persoalan itu. “Kami akan agendakan ulang pertemuan dengan ESDM, karena persoalan itu bisa dicari titik temu, kalau ada ESDM. Makanya dalam pertemuan nanti mereka harus hadir,”ungkapnya. ( Nita, Esha )