News Room, Sabtu ( 14/03 ) Sebagai tindak lanjut dari Program Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) sebelumnya, untuk tahun 2009 ini, 2 Kecamatan di Kabupaten Sumenep, kembali mendapat program lanjutan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP). Dua Kecamatan yang memperoleh alokasi anggaran dari pusat tersebut, yakni Kecamatan Kalianget dan Kecamatan Kota Sumenep. Tidak tanggung-tanggung anggaran yang akan dikucurkan dari pusat sebesar Rp. 3,380 milyar dan ditambah untuk dana sharing dari APBD Sumenep sebanyak 20 persen, atau sebesar Rp. 600 juta lebih. Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Ekonomi Bappeda Sumenep, Drs. Ec. H. Sustono, MM mengungkapkan, kegiatan program lanjutan tersebut sesuai Rencana Praogram Jangka Menengah (RPJM) Program Penanggulangan Kemiskinan (Pronangkis) di masing-masing Desa yang telah ditentukan rembuk Desa melalui Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang ada di Desa itu. “Program PNPM Mandiri Pedesaan ini merupakan tindak lanjut dari program P2KP yang dinilai sukses dilaksanakan di 2 Kecamatan tersebut, hal ini berkat partisipasi masyarakat yang cukup tinggi,â€Âujar H. Sustono. Semenetara itu Koordinator Kota PNPM-P2KP Kabupaten Sumenep, Nurul Kamil, SE mengungkapkan, program pemberdayaan ini memang dirasakan menyentuh langsung kepada masyarakat. Sebab, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaaannya dilakukan oleh masyarakat, sehingga hasilnya, masyarakatlah yang menikmati sesuai dengan apa yang diharapkan. Sedangkan fokus program pemberdayaan melalui PNPM dan P2KP ini lebih banyak difokuskan pada peningkatan infrastuktur dan peningkatan sumber daya manusia. Sebab, ini bukan pekerjaan proyek, namun bagaimana program ini dilakukan masyarakat sesuai dengan rencana yang diinginkan oleh masyarakat itu sendiri. ( Ren, Esha )