News Room, Jum’at ( 21/01 ) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumenep, meningkatkan pengawasan diwilayah perairan setempat, menyusul masih hilangnya seorang nelayan asal Kabupaten Lamongan, saat mencari ikan diperaian Gresik. Kepala DKP Kabupaten Sumenep, Ir. Salimin Saad Wachdin, M.Si menjelaskan, pihaknya memang diminta oleh Kepala Dinas Kelautan di Lamongan, supaya memberikan informasi sekecil apapun, jika menemukan mayat diperairan Sumenep. “Kami memang saling berkoordinasi dengan pimpinan Dinas Kelautan Lamongan. Karena, 2 mayat yang ditemukan di Perairan Dasuk dan Nonggunong (Pulau Sapudi) itu, ternyata warga Lamongan,”katanya. Saat ini, kata Salimin, pihaknya berupaya mencari 1 nelayan asal Lamongan yang masih belum ditemukan, yang diperkirakan terhanyut arus ke perairan Sumenep. “Mereka memprediksi, 1 nelayan itu terhanyut arus ke perairan Sumenep, menyusul 2 mayat sebelumnya ditemukan disini. Kita tingkatkan koordinasi dengan petugas Polair dan Unit Pelaksana Teknis Kepulauan Sumenep, supaya membantu melakukan penyisiran, siapa tahu ditemukan mayat tersebut,”ungkapnya. Sebelumnya, 2 mayat asal Lamongan itu ditemukan terdampar perairan Sumenep, yakni 1 mayat ditemukan dipasir pantai Dusun Manggalang, Desa Kerta Timur, Kecamatan Dasuk, pada hari Senin (17/01), dan 1 mayat lainnya ditemukan kandas dipinggir pantai di Dusun Payangan, Desa Nonggunong, Kecamatan Nonggunong (Pulau Sepudi), pada hari Selasa (18/01) kemarin. ( Nita, Esha )