Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 12-11-2025
  • 516 Kali

DKP Jatim Gelar Pertemuan Diversifikasi Produk Bernilai Tambah di Sumenep

Media Center, Rabu ( 12/11 ) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep dan Universitas Brawijaya Malang, menggelar Pertemuan Diversifikasi Produk Bernilai Tambah, di Aula Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kelautan dan Perikanan, untuk mengakselerasi pengembangan industri pengolahan hasil perikanan yang berdaya saing dan bernilai tambah bagi masyarakat.

"Kita memahami bersama bahwa Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan potensi perikanan terbesar di Indonesia, namun potensi besar ini belum sepenuhnya memberikan dampak ekonomi optimal bagi masyarakat pesisir dan pelaku usaha kecil," ungkap Anang Margono mewakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Mohammad Isa Anshori, Rabu (12/11/2025).

Dikatakan, salah satu penyebabnya adalah masih rendahnya hasil produk serta dominannya ekspor bahan baku mentah. Karenanya, melalui pertemuan seperti ini menjadi strategis untuk mendorong tumbuhnya inovasi kreativitas dan kolaborasi nelayan pembudidaya dan pelaku UMKM.

Kegiatan seperti ini sangat strategis untuk mendorong tumbuhnya inovasi, kreativitas dan kolaborasi antarpelaku usaha, dalam menghasilkan produk olahan yang memiliki nilai tambah daya simpan tinggi dan daya tarik pasar yang lebih luas.

"Kegiatan ini bagian dari strategi besar hilirisasi sektor kelautan dan perikanan. Karena, hilirisasi menjadi kunci peningkatan kesejahteraan nelayan, pembudidaya dan pelaku UMKM," katanya.

Bahkan, melalui pendekatan seperti ini tidak hanya mengekspor bahan mentah, tetapi juga bisa berinovasi kemasan dan produk lebih berkualitas melalui fasilitasi peningkatan mutu dan sertifikat. 

"Melalui pendampingan dan pengembangan berbagai pemasaran bagi domestik, semua impor bisa kolaborasi dengan pemerintah daerah," tambah Anang.

Pihaknya juga berharap, melalui kegiatan ini akan muncul ide-ide baru di antara pelaku di lapangan, sehingga produk-produk yang dihasilkan bisa berdaya saing, dan hasilnya tidak hanya dipasarkan di Jawa Timur, namun dapat semakin dikenal serta diterima di pasar nasional maupun internasional.

"Momentum ini juga merupakan bagian dari implementasi karakter kebijakan pembangunan daerah 2025, yang menekankan pada pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat," paparnya.

Sementara Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agustiono Sulasno, menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, yang memiliki inisiatif untuk melaksanakan kegiatan di Kabupaten Sumenep. Sehingga nantinya juga diharapkan banyak program yang bisa dilaksanakan.

"Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepedulian terhadap Kabupaten Sumenep, dan tentunya masyarakat menunggu program berikutnya yang bisa dirasakan manfaatnya," tukasnya.

Agus juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berperan serta mendukung terselenggaranya kegiatan ini, terutama kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, khususnya Narasumber, Angga Wira Perdana, S.Pi., M.P., Ahli Teknologi Industri Hasil Perikanan Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya Malang bersama timnya.

"Semoga kolaborasi kita ini dapat terus berlanjut untuk memajukan sektor perikanan di daerah, dan kepada seluruh peserta saya mengucapkan selamat mengikuti. Semoga kegiatan ini membawa manfaat yang besar dan dapat menjadi langkah awal untuk berkembang menjadi lebih profesional dan mandiri," pungkasnya. ( Ren, Fer )