Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 03-11-2012
  • 561 Kali

Distribusi BBM Berubah, Pasokan Ke Kepulauan Berkurang

News Room, Sabtu ( 03/11 ) Pasokan bahan bakar minyak (BBM) ke wilayah Kepulauan Kangean, akhir-akhir ini berkurang seiring adanya perubahan pendistribusian BBM ke daerah setempat. Di Kangean terdapat mitra kerja Pertamina, yakni Agen Premium Minyak dan Solar (APMS), yang biasanya mendapat pasokan BBM secara rutin untuk dijual kepada warga di kepulauan setempat. Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. H. Syaiful Bahri, M.Si mengatakan, berkurangnya pasokan BBM ke APMS Kangean, terjadi sejak awal Oktober 2012 ketika adanya peraturan baru dari PT. Pertamina terkait pasokan BBM ke Kangean menggunakan kapal besi (kapal tanker). “Aturan itu guna memperlancar pengiriman BBM ke Pulau Kangean. Karena, selama ini sering dikeluhkan menipisnya stok akibat cuaca buruk. Tapi, kami masih akan melihat kondisi pelabuhan di Kangean, apakah kuat kalau disandari kapal tangker. Makanya, kami cepat mengecek kondisi pelabuhan di Kangean,”katanya. Namun yang menjadi kendala untuk saat ini, kata H. Syaiful, warga setempat hanya memperkenankan kapal tangker sandar di pelabuhan selama satu jam untuk bongkar muat BBM. “Padahal, bongkar muat BBM yang menjadi jatah pengelola APMS Kangean membutuhkan waktu cukup lama atau lebih dari satu jam. Persoalan itu yang membuat pengelola APMS Kangean tidak mendapat pasokan BBM dari Pertamina sejak awal Oktober 2012 hingga sekarang,”terangnya. H. Syaiful mengungkapkan, sebagai langkah mengantisipasi terjadinya kelangkaan BBM di Kangean, pihaknya mengeluarkan kebijakan terhadap pedagang asal Kangean yang mengantongi rekomendasi diperkenankan menambah volume pembelian BBM, selama tidak ada pasokan kepada APMS. “Silahkan, bagi pedagang untuk menambah volume pembelian (kulakan) BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah daratan, guna mencegah terjadinya kelangkaan BBM di Kangean,”ujarnya. Biasanya, Bagian Perekonomian Sekretariat Kabupaten Sumenep menyetujui pedagang asal Kangean untuk membeli BBM sebanyak 30.000 liter per-rekomendasi, dengan rincian 15.000 liter premium dan 15.000 liter solar. “Saat ini, kami memperkenankan pedagang asal Kangean untuk membeli BBM di SPBU di wilayah daratan, diatas 30.000 liter per-rekomendasi. Dari 7 rekomendasi yang kami setujui sejak awal Oktober 2012 hingga sekarang, 2 diantaranya menebus BBM hingga 40.000 liter, dengan rincian 20.000 liter premium dan 20.000 solar,”kata H. Syaiful. H. Syaiful menerangkan, pihaknya sedang mencari solusi, supaya warga memperkenankan kapal tanker pengangkut BBM jatah APMS Kangean bisa sandar di pelabuhan setempat dalam waktu cukup lama guna bongkar muat BBM. ( Nita, Esha )