Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 13-06-2009
  • 640 Kali

Disdik Larang Perayaan Kelulusan Dengan Konvoi Dan Coret - Coret

News Room, Sabtu (12/06) Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep menghimbau siswa-siswi SMA sederajat, saat pengumunan kelulusan ujian nasional (UN) tanggal 15 Juni besok, tidak melakukan aksi konvoi kendaraan dan corat-coret baju seragam di jalan raya. Kepala Dinas Pendidikan Sumenep H. Moh Rais, S.pd, M.Si mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan lembaga pendidikan, agar melarang siswa-siswinya menyambut kelulusan, dengan aksi konvoi trek-trekan liar dan corat-coret baju seragam sekolah. Karena itu, Dinas Pendidikan berharap, lembaga pendidikan sekaligus orang tua siswa, harus berperan aktif, mengawasi putra-putrinya saat pengunguman kelulusan UN. “Semua wali kelas dan orang tua murid yang putra-putrinya dinyatakan lulus, hendaknya mengawasai dengan ketat kegiatannya, agar tidak meluapkan kegembiran yang berlebihan. Kita ingin kelulusan ini dilakukan melalui kegiatan yang positif, seperti doa bersama sebagai ungkapan rasa sujud syukur,” tegasnya. Moh Rais menyatakan, pihaknya jika menemukan siswa, saat penguguman kelulusan berkonvoi kendaraan dan mencorat-coret baju seragam, akan berkordiansi dengan kepala lembaga pendidikannya, untuk memberikan sanksi. “Kita menyerahkan sepenuhnya pada masing-masing sekolah untuk memberikan sanksi bagi siswanya, yang ikut koncvoi kendaraan dan corat-coret baju seragam,” tutur Moh Rais. Sementara itu jumlah peserta ujian nasional tahun ini, untuk tingkat SMA/MA 6.579 siswa dan SMK sebanyak 399 siswa. (Yasik,Gun)