Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 27-01-2010
  • 402 Kali

Disbudparpora Sumenep Akan Bina Kacong Tor Cebbing

News Room, Rabu ( 27/01 ) Melihat potensi Kacong tor Cebbing yang setiap tahun selalu dipilih melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga (Disbudparpora) Kabupaten Sumenep, perlu dikembangkan, yaitu dengan memberikan pembinaan khusus untuk persiapan seleksi Raka Raki di tingkat Jawa Timur. Dengan pembinaan tersebut diharapkan Kacong tor Cebbing Sumenep akan lebih siap mengikuti pemilihan Raka-Raki Jatim. Kepala Disbudparpora Kabupaten Sumenep, Drs. H. Moh. Nasir, MM ketika ditemui News Room di kantornya, Rabu (27/01), mengungkapkan, pihaknya memang mengagendakan kegiatan pembinaan khusus para Kacong-Cebbing yang terpilih pada tahun 2009, lalu untuk mempersiapkan diri dalam pemilihan Raka-Raki Jatim 2010. "Kami akan melakukan pembinaan Kacong tor Cebbing remaja yang terpilih tahun kemarin, dalam waktu dekat, sehingga ketika menghadapi pemilihan Raka-Raki Jatim, mereka sudah dibekali pengetahuan dan wawasan yang luas tentang berbagai hal yang menjadi kriteria penilaian Raka-Raki Jatim," ujar H. Nasir. Diakui selama ini, pihaknya memang tidak pernah mengagendakan secara ksusus pembinaan Kacong tor Cebbing Sumenep. Bahkan, selama ini biasanya untuk pemilihan Raka-Raki Jatim, langsung diambil dari juara 1 Kacong tor Cebbing. Namun ternyata, mereka masih banyak kelemahan dibidang komunikasi, bahasa, penampilan serta wawasan yang berkenaan dengan kriteria sebagai Raka-Raki Jatim. Sebenarnya, pembinaan Kacng tor Cebbing tidak semata-mata untuk persiapan kegiatan pemilihan Raka-Raki Jatim. Namun Kacong tor Cebbing ini sudah seharusnya lebih memiliki wawasan serta pengetahuan khususnya yang berkaitan dengan kebudayaan dan kepariwisataan. Apalagi tegas H. Nasir, Kacong tor Cebbing itu secara otomatis juga sebagai pemandu wisata di Kabupaten Sumenep. Sehingga, jika ada wisatawan khusus yang datang dari manca negara maupun dalam negeri mereka dapat menjadi duta Sumenep dengan bahasa yang baik sesuai bahasa wisatawan yang datang serta dengan komunikasi yang lancar dan berkesan. ( Ren, Adjie )