Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 16-10-2016
  • 527 Kali

Dinkes Rutin Pantau Gizi Kurang Cegah Penderita Gizi Buruk

News Room, Senin ( 17/10 ) Masih adanya penderita gizi buruk di Kabupaten Sumenep membuat Pemerintah Kabupaten setempat, melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep menginstruksikan Posyandu, Puskesmas, dan Rumah Sakit untuk terus melakukan pemantauan secara rutin dengan mencari gizi kurang sebanyak-banyaknya untuk mencegah munculnya penyakit gizi buruk.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. H. A. Fatoni, M.Si kepada wartawan, Senin (17/10) menegaskan, penderita gizi buruk di Kabupaten Sumenep hingga bulan Oktober 2016 masih ditemukan 16 penderita gizi buruk yang tersebar  di beberapa Kecamatan di Kabupaten setempat.

“Upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep terhadap keenam belas penderita gizi buruk, yakni dengan terus memberikan makanan bagi penderita gizi buruk tersebut.” ungkapnya.

Dijelaskan, Fatoni jika dari 16 penderita gizi buruk, 11 diantaranya memang memiliki penyakit dasar sejak lahir, sedangkan 9 lainnya menderita gizi buruk. Sehingga, untuk mengatasi munculnya penyakit gizi buruk pada balita tersebut, Dinkes melalui Puskesmas Kecamatan dan Pusat Pelayan Terpadu (Posyandu) di Desa sudah memberikan makanan tambahan, yakni, tambahan makanan pemulihan (TMP).

Diakui pula, untuk 9 Penderita gizi buruk saat ini masih dalam proses pengawalan untuk terus diberikan makanan tambahan, sedangkan jika ada faktor penyebab lain dari penyakit yang diderita balita, asupan gizinya akan diberikan sesuai dengan penyakitnya.

“Pemenuhan asupan gizi di Kabupaten Sumenep masih relatif bagus, bahkan setiap tahunnya Pemkab menganggarkan Rp. 400 juta untuk tambahan makanan pemulihan.” tandasnya. ( Ren, Fer )